Asal Usul Nama Desa Bincau - Kanal Kalimantan
Connect with us

Historia

Asal Usul Nama Desa Bincau

Diterbitkan

pada

Jaini Hamidi
Penulis

Desa Bincau tentu tidak asing lagi ditelinga anda, desa ini adalah tempat rekreasi tambak ikan dan wisata kuliner. Tentunya wisata kuliner ini sangat dikenal oleh masyarakat khususnya Kota Martapura dan sekitarnya. Semakin pesatnya pembangunan perumahan di Kota Martapura tidak sedikit yang berminat membangun rumahnya di desa ini.

Tetapi mungkin masih banyak yang belum mengetahui sejarah tentang desa ini dan asal usul diberi nama Desa Bincau.

Berikut cerita asal-usul Desa Bincau yang diceritakan oleh Sekretaris Desa Bincau Muara Kecamatan Martapura Kota, Gusti Jadri. Jaman dahulu di desa ini terdapat pelabuhan persinggahan pedagang besar, sehingga banyak kapal besar yang dapat berlabuh. Banyak pedagang-pedagang luar yang menjual barangnya di pelabuhan ini. Tetapi ada juga pedagang atau saudagar yang membeli barang-barang yang dihasilkan oleh warga desa, sehingga desa ini sangat ramai dikunjungi oleh orang.

Pada suatu hari datanglah dua orang bersaudara dari Tiongkok yang berdagang dan menetap di desa ini. Setelah saudagar ini menetap lama di desa yang belum ada namanya ini, maka semakin banyak rumah-rumah yang berdiri. Kedua saudagar ini sangat terkenal sekali, tidak hanya di desa tetapi juga sampai ke daerah luar.

Kedua saudagar ini mempunyai nama yang mirip, Sang kakak bernama Being Tjiow (perempuan) dan adiknya bernama Being Louw (laki-laki). Pada saat itu Desa Bincau belum ada nama, sehingga ketika orang mau pergi kedesa ini kalau ditanya mau kemana? Maka akan dijawab mau kedesa Being Tjiow, maksudnya ke desa yang ditinggali oleh saudagar ini, sehingga lama kelamaan akhirnya orang menyebutnya dengan Desa Bincau.

Dikatakan Gusti Jadri, menurut cerita dari orang terdahulu bahwa rambut dari Being Tjiow ini sangat panjang, dan ketika ia mandi di sungai memakan waktu berjam-jam untuk mengeringkan rambutnya. Karena cantik tidak sedikit warga yang mengintip waktu ia mandi.

Tidak hanya cantik, Being Tjiow juga diyakini punya keahlian dibidang pengobatan tradisional asal Tiongkok. Bahkan orang terkena penyakit setelah disentuhnya sembuh, dan juga apabila yang ada orang yang mau melahirkan maka lancar.

Keyakinan itu sampai sekarang ada yang meyakini, karena Being Tjiow sudah tidak ada maka air sungai yang berada di Desa Bincau lah sebagai gantinya, karena air sungai di desa ini bekas pemandian Being Tjiow maka diambil untuk keyakinan masing-masing.

 

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share
Advertisement
Komentar

Headline

Trending Selama Sepekan