Angkutan Gratis Pelajar Tak Maksimal, Siswa Kembali Ngebut! - Kanal Kalimantan
Connect with us

Kota Banjarbaru

Angkutan Gratis Pelajar Tak Maksimal, Siswa Kembali Ngebut!

Diterbitkan

pada

BANJARBARU – Program angkutan gratis bagi pelajar di Kota Banjarbaru hingga kini belum berjalan maksimal. Akibatnya, sejumlah pelajar kembali menggunakan sepeda motor lantaran kerap tidak terangkut saat pulang sekolah.

Sejak diluncurkannya program angkutan gratis bagi pelajar di Kota Banjarbaru beberapa bulan lalu oleh Walikota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani, orang tua siswa yang anaknya duduk di bangku SMP menyambut gembira. Mengingat anaknya tak lagi menggunakan sepeda motor menuju sekolah.

Namun demikian, hal itu tidak berlangsung lama. Karena anak mereka terpaksa kembali menggunakan sepeda motor, dengan alasan kerap tidak terangkut oleh angkutan gratis yang disediakan Pemko Banjarbaru usai sekolah.

Salah satu sekolah yang pelajarnya saat ini banyak menggunakan sepeda motor yakni SMPN 8 Guntung Manggis. Selain masih anak berusia dibawah umur, unsur keselamatan berkendara masih banyak mereka abaikan.

Kepala Bagian Tata Usaha SMPN 8 Guntung Manggis, Tri Pratino mengatakan, jika masih ada siswanya yang menggunakan sepeda motor, maka hal itu bukan lagi tanggung jawab sekolah namun sudah menjadi tanggung jawab orang tua.

“Kami sudah mensosialisasikan pelarangan siswa menggunakan sepeda motor ke sekolah. Kalau terjadi apa-apa, bukan tanggung jawab kami lagi,” ujarnya.

Kendati demikian, ia mengakui kalau penyebabkan lantaran belum maksimalnya operasi angkutan gratis bagi pelajar. Betapa tidak, sekolah ini hanya mendapatkan jatah armada sebanyak 6 buah saja, sementara siswa yang dilayani mencapai 400 lebih, sehingga tak jarang banyak yang tidak terangkut, meski sopir sudah bolak-balik menjemput dan mengantar.

Sementara itu Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya S.ik saat dimintai komentarnya soal masalah ini mengaku, sebelum melakukan upaya penindakan, maka ia akan mencoba berkoordinasi dengan pihak dinas Pendidikan, sehingga nantinya bisa berjalan dengan baik. “Akan saya kordinasikan dulu. Kalau memang diperlukan, maka akan kami tindak tegas,” pungkasnya.***

Bagikan berita ini!
Advertisement
Komentar

Headline

Trending Selama Sepekan