E Warong Kube PKH Mulai Launching - Kanal Kalimantan
Connect with us

Ekonomi

E Warong Kube PKH Mulai Launching

Diterbitkan

pada

BANJARBARU – E warong  (elektronik warung gotong royong) KUBE PKH sebuah program yang difungsikan sebagai penyalur berbagai macam bantuan sosial. Pemerintah akan menyalurkan berbagai macam bantuan sosial melalui non tunai.

Tak hanya di Banjarbaru, E Warong diprogramkan untuk seluruh Indonesia. Dimana disana tempat masyarakat berbelanja beberapa kebutuhan mereka.

E Warong Kube PKH di RT 04 RW 02 Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, baru saja diresmikan oleh Walikota Banjarbaru, Senin (7/8).

“Dari semua Kecamatan yang ada Banjarbaru memiliki 10 buah e warong, dan untuk launching terpilih di Kelurahan Bangkal,” ucap Erma Febriyanti, pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) Kelurahan Bangkal.

Dikatakannya, program tersebut kedepannya harus merata seluruh Indonesia, seperti biasa daerah membuat proposal untuk ditujukan kepada Kementrian Sosial, Kementrian Sosial bekerja sama dengan KMIS (Koperasi Mandiri Indonesia Sejahtera) dan Bank Himbara (Himpunan Bank Negara).

E warong merupakan peralihan bantuan sosial yang sebelumnya tunai dan langsung sekarang dialihkan menjadi non tunai, agar lebih tepat sasaran dan dapat menjangkau semua daerah. Masyarakat yang mendapat bansos (bantuan sosial) nantinya akan memiliki voucher/kartu elektronik yang bisa digesek di e warong. Jadi hanya penerima bansos yang bisa mencairkan bantuan tersebut.

E warong bertujuan agar bantuan sosial dapat terdistribusikan dengan baik, serta mengajarkan masyarakat melek teknologi,  kendala setelah berjalannya warung masih belum terasa. Karena masih awal dan Alhamdulillah tidak ada kendala, diharapkan seterusnya jikapun terdapat kendala semoga dapat teratasi dengan baik Erma Febriyanti – Pendamping PKH

Ia berharap e warong dapat menjadi solusi penyaluran bantuan tepat sasaran, dan dapat mengangkat perekonomian masyarakat sekitar. Karena e warong juga dapat menjual berbagai produk olahan masyarakat sekitar.

Lurah Bangkal, Djohansyah mengatakan, program tersebut bertujuan untuk mempermudah juga sebagai pengganti dari tunai ke non tunai.

“Jadi tidak lagi ada penyalahgunaan uang bantuan Pemerintah, tak lagi disalahgunakan untuk membeli handphone atau kalung misalnya. Semoga warga dapat mempergunakannya sebaik mungkin,” pungkasnya. (Nurul Hikmah)

Bagikan berita ini!
Advertisement
Komentar

Headline

Trending Selama Sepekan